Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Ini Penyebab Wanita Tabrak Polres Pematangsiantar, Bukan Aksi Terorisme

Andri Susanto•
Nasional

SuaraPantura.com - Video seorang wanita tabrak kantor Polres Pematangsiantar menggunakan sepeda motor menghebohkan sosial media.

Peristiwa wanita tabrak kantor Polres Pematangsiantar ini terjadi pada Senin 21 Maret 2022 pagi sekitar pukul 07:25 WIB.

Dipastikan aksi nekat wanita tabrak kantor Polres Pematangsiantar ini tak terkait aksi terorisme.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak dalam konferensi pada Senin 21 Maret 2022 malam di Mako Polres Pematangsiantar mengatakan dari hasil penggeledahan di rumah wanita tersebut tidak ditemukan keterkaitan dengan teroris.

Berikut fakta seputar kejadian wanita tabrak Polres Pematangsiantar.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

1. Fitri Arni Matondang
Wanita tersebut diketahui bernama Fitri Arni Matondang (FAM) berumur sekitar 29 tahun. Ia beralamat di jalan Hok Salamuddin, Siantar Simalungun, Sumatera Utara.

2. Tabrak petugas Polisi
Sebelum menabrak kantor Polres Pematangsiantar, FAM diketahui menabrak petugas polisi yang tengah mengatur lalu lintas, namun petugas berhasil menghindar dan kemudian mengejar FAM.

Saat dalam pengejaran inilah FAM kemudian menuju Mapolres Pematangsiantar dan menabrakan sepeda motornya ke salah satu ruang kantor Polres Pematangsiantar.

3. Ruang SPKT
Ruangan yang ditabrak oleh FAM adalah ruang SPKT atau Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

SPKT sendiri di antaranya bertugas memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, dalam bentuk penerimaan dan penanganan pertama laporan atau pengaduan, serta pelayanan bantuan dan pertolongan kepolisian.

4. Nopol kendaraan pelaku
FAM menggunakan sepeda motor jenis Honda Scoopy dengan nomor polisi B 5756 TAK. Sepeda motor ini tercatat atas nama FAM sendiri.

5. Menikah dua kali
Dari hasil pendalaman oleh polisi, diketahui FAM sudah dua kali menikah dan sudah cerai. Saat ini suami ke duanya mengajak rujuk, namun orang tua FAM tidak menyetujui.

6. Tidak terkait aksi terorisme
Dari hasil penggeledahan di rumah pelaku tidak ditemukan bukti yang mengarah pada keterkaitan FAM dengan teroris. Sehingga Kapolda Sumatera Utara mengatakan kejadian ini tidak berkaitan dengan teroris.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

7. Anak Polisi
Ayah FAM diketahui merupakan anak anggota polisi yang bertugas di Polres Simalungun. Namun ayah FAM saat ini sudah pensiun dari anggota Polri.

Dari hasil penyelidikan sementara, FAM wanita yang tabrak Polres Pematangsiantar ini diduga stres karena tidak disetujui rujuk kembali dengan suaminya yang ke dua.

Namun dapat dipastikan bahwa kejadian tersebut tidak terkait dengan aksi terorisme sesuai dengan keterangan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. RZ Panca Putra bahwa dari hasil penggeledahan di rumah FAM tidak ditemukan hal yang berkaitan dengan teroris.

"Tidak ada ditemukan yang berkaitan dengan masalah teroris dan kondisi pelaku saat ini dalam keadaan sehat," ujar Kapolda Sumatera Utara, Senin 21 Maret 2022 malam di Mako Polres Pematangsiantar.***

Tags:
#tabrak#kapolda sumut#spkt#polres pematangsiantar#wanita#rz panca putra simanjuntak
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…