Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Rencana Valdimir Putin Akan Datang ke Indonesia Mendapat Dukungan China, Kini Banyak Disorot Media Asing

Desky Danuaji•
Nasional

SuaraPantura.com - Presiden Rusia Vladimir Putin Rencananya akan datang langsung ke Indonesia dalam acara KTT G20 di Bali Oktober tahun ini.

Rencana Putin kali ini pun mendapat sorotan media asing.

The Sydney Morning Herald, Channel News Asia, Fox News, BBC, dan sejumlah media asing lainnya menurunkan berita yang judulnya hampir sama 'Presiden Rusia Vladimir Putin akan Menghadiri Pertemuan G20 di Bali'.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Hal ini berdasarkan dari apa yang diungkapkan eh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, Rabu23 Maret 2022.

Vorobieva mengatakan, Putin bermaksud melakukan perjalanan ke pulau resor di Indonesia yang terkenal, Bali, untuk menghadiri KTT G20 pada bulan November mendatang. Indonesia saat ini tengah menjabat sebagai ketua bergilir G20.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

“Itu akan tergantung pada banyak, banyak hal, termasuk situasi COVID, yang semakin baik. Sejauh ini, niatnya adalah dia (Putin) ingin," kata Vorobieva dalam konferensi pers, seperti dikutip dari Reuters.

Rencana Putin itu mendapatkan dukungan dari Tiongkok yang menganggap Rusia merupakan anggota penting G20.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan G20 adalah kelompok yang perlu menemukan jawaban untuk isu-isu kritis seperti pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19.

"Tidak ada anggota yang memiliki hak untuk memberhentikan negara lain sebagai anggota. G20 harus menerapkan multilateralisme yang nyata dengan memperkuat persatuan dan kerja sama," kata Wenbin.

Saat ini Amerika Serikat (AS) dan sekutunya menggalang kekuatan untuk mendepak Rusia dari keanggotaan G20. Langkah itu sebagai respons atas aksi Rusia menginvasi Ukraina yang pengin bergabung dengan Uni Eropa dan menjadi anggota Traktat Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
***

 

Tags:
#amerika#china#vladimir putin#datang#ke indonesia#ktt bali
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…