Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Tagar Bubarkan IDI menggema di Twitter Usai dr Terawan Dipecat, Siapa dr Terawan?

Desky Danuaji•
Nasional

SuaraPantura.com - Tagar bubarkan IDI ( Ikatan Dokter Indonesia) menggema di twitter.

Hal ini disebut sebut sebagai dampak dari kebijakan IDI yang memecat dr Terawan.

Dukungan terjadap dr Terawan terus berdatangan karena banyak yang menilai bahwa dr Terawan adalah dokter yang inovatif dan penuh terobosan.

Hingga Minggu, 27 Maret 2022 dukungan terhadap dr Terawan dan tagar seruan bubarkan IDI terus bertambah di media sosial twitter.

Suami Meninggal, Klaim Asuransi KPR 4 Tahun Tak Tuntas: BTN Malah Tagih Denda Rp10 Juta kepada Ahli Waris!
Baca Juga · Nasional
Suami Meninggal, Klaim Asuransi KPR 4 Tahun Tak Tuntas: BTN Malah Tagih Denda Rp10 Juta kepada Ahli Waris!

Siapa dr Terawan?

dr Terawan atau pemilik nama lengkap Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K)  adalah mantan Menteri Kesehatan pada Kabinet Indonesia Maju Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin yang menjabat sejak 23 Oktober 2019 hingga 23 Desember 2020.

Sebelum menjadi Menkes,  ia merupakan seorang dokter militer yang juga menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto dan Ketua Tim Dokter Kepresidenan.

RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Kekuasaan? Advokat Bongkar Pasal Rawan dan Celah Penyalahgunaan Wewenang
Baca Juga · Nasional
RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Kekuasaan? Advokat Bongkar Pasal Rawan dan Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kini dr Terawan sedang hangat diperbincangkan karena baru saja dikeluarkan dari IDI melalui Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI).

Keputusan itu dibacakan dalam Muktamar ke-31 IDI di Banda Aceh, Jumat 25 Maret 2022.

dr Terawan merupakan lulusan dari Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan kemudian masuk TNI AD, di mana ia ditugaskan ke beberapa daerah termasuk Lombok, Bali, dan Jakarta untuk mengemban tugas sebagai pelaksana medis/kesehatan militer.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Ia pernah merumuskan 'Terawan Theory', yakni sebuah teori yang terkait dengan metode 'cuci otak' pada penderita stroke.

Meskipun demikian, ia dipecat oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) karena melakukan metode tersebut kepada pasien sebelum melalui penelitian ilmiah.

Terawan juga pernah dikritik karena menyatakan bahwa flu biasa lebih berbahaya daripada COVID-19, dengan menyatakan bahwa flu biasa memiliki jumlah kematian lebih tinggi dari COVID-19.

Adapun riwayat pendidikan dr. Terawan adalah sebagai berikut :

- SD Tarakanita Bumijo Yogyakarta (1977)
- SMPN 2 Yogyakarta (1980)
- SMA Bopkri 1 Yogyakarta (1983)
- S-1 Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1990)
- S-2 Spesialisasi Radiologi, FK Universitas Airlangga, Surabaya (2004)
- S-3 Doktor, FK Universitas Hasanuddin, Makassar (2013)
- Profesor Kehormatan Ilmu Pertahanan Bidang Kedokteran Militer, Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia (2022)
***

Tags:
#idi#bubarkan#tagar#dr terawan#dr terawan dipecat idi
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…