SuaraPantura.com – Komisi VI DPR RI telah menyetujui kenaikan harga Pertamax, Bahan Bakar Minyak jenis ini per tanggal 1 April 2022 akan dibandrol seharga Rp16.000 dari semula hanya Rp9.000 per liter.
Komisi VI DPR RI menyetujui kenaikan harga Pertamax Rp16.000 saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama Pertamina pada Senin 28 Maret 2022.
Informasi DPR RI yang menyetujui kenaikan harga Pertamax tersebut membuat sejumlah warganet ramai membicarakan dan memberikan berbagai respon di media sosial.
Beragam argumen soal kenaikan Pertamax mulai dari yang pro hingga kontra nampak saling bersahutan satu sama lain.
Selain perdebatan soal memaklumi atau menyayangkan, banyak juga pengguna medsos yang menyalurkan rasa humornya dalam menanggapi kabar kenaikan Pertamax ini.
Seperti pada unggahan akun Twitter @tubirfess Kamis 31 Maret 2022. Ia menyandingkan foto menyandingkan tangkapan layar pemberitaan harga Pertamax naik dengan foto tangisan Puan Maharani saat memprotes harga kenaikan BBM di era Presiden SBY.
Kolom komentar pada cuitan tersebut dipenuhi dengan berbagai tanggapan warganet.
"Bu Puan be like: Tinggal beli kuda aja, rumput gratis dimana mana. Gitu aja kok susah," ujar @pv_hopenai
"Selain diajarkan untuk hidup sehat dengan mengurangi konsumsi minyak goreng, kita akan diajarkan untuk lebih sehat lagi dengan disuruh jalan kaki atau kendaraan umum," kata @anaksungsang
Sebelum ramai soal harga Pertamax akan naik, jagad medsos juga sempat dihebohkan dengan pernyataan dari ibunda Puan Maharani yakni Megawati Soekarnoputri yang menyesalkan antrian ibu-ibu berebut minyak goreng.
"Saya tuh sampai ngelus dada, bukan urusan masalah nggak ada atau mahalnya minyak goreng. Saya itu sampai mikir, Jadi tiap hari ibu-ibu itu apakah hanya menggoreng? Sampai begitu rebutannya," ujar Megawati Soekarnoputri.
Warganet ada juga yang menirukan ucapan Megawati tersebut dengan mengganti kata minyak goreng dengan Pertamax.
“Memangnya setiap hari kalian perlu pertamax? Kok bisa masyarakat ribut pertamax? Kan ada cara lain, seperti misalnya naik dokar, becak dan sepeda," kata @justr1mja.
“Saya jadi mikir, apa iya masyarakat kerjanya hanya naik motor dan mobil saja? Coba aja lebih sehat kayak jalan kaki atau naik sepeda gitu” kata @miekaritelor.
Selain berbagai sindiran, spekulasi mengenai dampak dinaikkannya Pertamax juga muncul dikolom komentar.
"Skemanya Pertamax dulu dinaikin. Tahun depan Pertalite dinaikin dua ribu, lama lama naik jadi 12 ribu perliter dengan alasan mencocokan harga. Atau ngga, nanti semua motor mesinnya dibikin spek pake Pertamax," ujar @djieantrax.
Pertamina sendiri menaikan harga Pertamax Rp12.750 per liter mulai 1 April 2022 di beberapa wilayah.
Kenaikan harga Pertamax ini sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui SPBU.
Sebelumnya Stafsus Kementerian BUMN Arya Sinulingga menyebutkan harga keekonomian Pertamax Rp14.500 per liter.***