Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Mengenal Sejarah, Asal Usul, Target Korban, dan Daerah yang Rawan Bahaya Operasi Klitih di Yogyakarta

Desky Danuaji•
Nasional

SuaraPantura.com - Klitih kembali hangat diperbincangkan usai tewasnya Daffa Adzin Albasith.

Ia merupakan Siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta ini menjadi korban klitih di Yogyakarta baru-baru inj.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu, 3 April 2022 menjelang sahur, Daffa terjatuh dari motor dengan bersimbah darah setelah kepalanya dihantam gear besi oleh Klitih.

Putra dari anggota DPRD Kebumen ini sempat dilarikan ke RSPAU Dr. Hardjukito namun tak tertolong.

Klitih adalah istilah perilaku agresivitas yang dilakukan dengan sengaja untuk melukai seseorang.

Dalam konteks kenakalan remaja, nglitih atau klitih adalah kegiatan sekelompok pelajar berkeliling menggunakan kendaraan dengan maksud mencari pelajar sekolah lain yang dianggap sebagai musuh.

Aksi Klitih umumnya terjadi di malam hari. Para pelaku klitih biasanya menyusuri ruas jalan yang sepi atau tempat nongkrong, seperti warung bubur kacang ijo (burjo) atau warung kopi.

Penggunaan senjata tajam seringkali menimbulkan luka parah, bahkan kematian para korbannya.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Awal Mula dan Sejarah Klitih

Sosiolog kriminal Universitas Gadjah Mada, Drs. Soeprapto, S.U. melalui kanal Youtube "UGM Channel" menjelaskan, kata klitih berasal dari bahasa Jawa klitah-klitih yang artinya “kegiatan mengisi waktu luang” yang bersifat positif, seperti kegiatan menjahit, membaca, dan sebagainya

Namun, kata klitih di kalangan remaja berkembang menjadi kegiatan mencari musuh dengan naik sepeda motor berkeliling kota.

Drs. Soeprapto, S.U. mengungkapkan, sejarah klitih berawal pada tahun 2007-2009.

Saat itu, pemerintah Yogyakarta sempat membuat kebijakan di sekolah-sekolah bahwa pelajar yang terlibat tawuran akan dikembalikan ke orang tua, baik dalam wujud skorsing maupun dikeluarkan.

Drs. Soeprapto, S.U. menjelaskan, perkembangan klitih berawal dari sekelompok pelajar membentuk geng yang terorganisir dengan struktur inti yang terdiri dari ketua, wakil, bendahara, dan anggota.

Kemudian organisasi inti tersebut berkembang menjadi ‘organisasi inti plus’ dengan para alumni sekolah turut menjadi anggota. Para alumni tersebut sebelumnya juga terlibat aksi klitih saat masih sekolah.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Setelah kelulusan, mereka masih berpartisipasi dalam kelompok yang berisi adik-adik kelas mereka.

Dalam perkembangannya, muncul ‘organisasi inti plus plus’ yang turut melibatkan kelompok preman yang melakukan rekrutmen dan seleksi.

Sejak saat itu, anggota geng klitih dan musuh yang dipilih tidak terbatas pada pelajar saja.

Sasaran korban klitih ternyata tidak sembarang orang. Geng klitih menetapkan aturan spesifik dan tidak akan menyerang korban yang sekiranya tidak bisa dijadikan musuh.

“Mereka punya aturan main. Mereka tidak akan menyerang perempuan, mereka tidak akan menyerang orang tua. Mereka tidak akan menyerang laki-laki dan perempuan yang sedang berboncengan dan mereka tidak akan merampas harta korban.” ujar Drs. Soeprapto, S.U.

Daerah Rawan Klitih di Yogyakarta

Pembahasan tentang Klitih sendiri kini banyak di media sosial Twitter.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Salah satu akun bahkan merilis daerah rawan Klitih di Jogja.

Akun @Azharceria10 menuliskan daerah rawan operasi klitih.

" For your information :
DAERAH YANG RAWAN KLITIH" tulisnya.

Ia menyebut daerah yang rawan Klitih Jogja yakni :

1. Jl kaliurang
2. Jl kabupaten
3. Daerah maguwoharjo
4. Daerah Xt square
5. Selokan mataram
6. Seputaran Ringroad ( barat, utara, selatan, timur )
7. Daerah condong catur

Ia jua memberi tagar #DIYdaruratklitih.
***

 

Tags:
#yogyakarta#klitih di yogyakarta#daerah rawan#klitih jogja#klitih adalah#sejarah klitih jogja#asal mula klitih
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…
Mengenal Sejarah, Asal Usul, Target Korban, dan Daerah yang Rawan Bahaya Operasi Klitih di Yogyakarta | Suara Pantura | Suara Pantura