SuaraPantura.com - Marzuki Alie mantan Ketua DPR RI asal Partai Demokrat dikabarkan kehilangan laptop saat berada di rest area KM 147 Tol Purbaleunyi.
Marzuki Alie meminta kepada pencuri laptop tersebut untuk mengembalikan laptopya karena banyak data penting di dalamnya.
Kejadian Marzuki Alie kehilangan laptop ini diketahui dari unggahan Marzuki ALie pada akun Twitter pribadinya.
"Mohon dikembalikan laptop yang anda ambil dari mobil B 1960 FG di rest area 147 tol purbalenyi. Harga laptop murah karen sudah tua, data di dalamnya anda tidak penting, bagi saya itu sangat penting. Banyak data-data aktifitas sosial orang-orang yang harus saya bantu. Perbuatan anda ini menyusahkan," tulis Marzuki ALie seperti dikutip dari akun Twitternya @marzukialie_MA, Jumat 8 April 2022.
Beragam respon netizen membanjiri kolom komentar, mulai dari yang serius, berkelakar hingga mengaitkan dengan kudeta Partai Demokrat.
"Next time, install aplikasi Google Drive. Murah setahun mulai 200ribuan 100GB. Data di cloud aman meski Laptop hilang," tulis @ArsipMedia memberi saran.
"Yaahhh baru kehilangan laptop jadul aja udah begitu, gue kehilangan pacar yg paling gue sayang santai aja...sudah hilang ya biarkan aja...," tulis @Rangga81591832 disertai emot tertawa.
"Bapak yg dulu pernah berniat mengkudeta kepengurusan partai Demokrat yaa??? Tapi gagal yaa???? Kehilangan Laptop saja anda merasa susah, bagaimana perasaan teman-teman anda di PD jika anda berhasil mengkudeta PD bersama Moeldoko??? Ini cermin atas prilakumu!," tulis @moslem_nkri.
Profile Marzuki Alie Dr. H. Marzuki Alie, SE, MM lahir di Palembang Sumatera Selatan pada 6 November 1955. Ia merupakan politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Ketua DPR-RI periode 2009-2014 dari Partai Demokrat.
Marzuki Alie juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrat periode 2005-2010.
Marzuki Alie tidak aktif lagi dalam kepengurusan Partai Demokrat, bahkan tersangkut isu terlibat dalam Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) dibawah kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono.
Ia kemudian diberhentikan secara tidak hormat pada 26 Februari 2021. Namun sebelumnya ia tetap berpendirian berada di Partai Demokrat sebagai kader dan membantah mengkhianati partai.
Riwayat Pendidikan Marketing Politics - PhD Program, Universiti Utara Malaysia Corporate Finance - Magister Manajemen Universitas Sriwijaya, Palembang Production Management - Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya, Palembang SMA Xaverius I Palembang, jurusan IPA SMP Negeri IV Palembang SD Negeri 36 Palembang
Riwayat Pekerjaan Rektor Universitas Indo Global Mandiri 2014 - sekarang Ketua DPR RI 2009 – 2014 Komisaris Utama Group usaha PT. Global Perkasa Investindo 2006-2009 Direktur Komersial PT. Semen Baturaja (Persero) Palembang 1999–2006 PT. Semen Baturaja (Persero) Palembang, Baturaja Pegawai Negeri Sipil di KPN, Departemen Keuangan RI Palembang 1979–1980 Pegawai Negeri Sipil di Ditjen Anggaran, Dep.Keuangan RI Jakarta 1975–1979
Ditawari Handphone oleh Kaesang Marzuki Alie pernah ditawari Handphone dari seseorang bernama Putri yang mengaku dari perusahaan seluler milik Kaesang Pangarep putra Presiden Jokowi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 15 Januari 2020 yang lalu. Marzuki Alie mengunggahnya di aku Twitter pribadinya.
"Saya dihubungi seseorang dari kantor Mas Kaesang, katanya ini perintah Pak @jokowi untuk membeli hp android. Saya agak terganggu, karena atas nama presiden, juga impor tidak bayar pajak. Apa benar berita ini, katanya siap dikonfrontir. Kalau produk lokal, saya percaya, tapi ini impor," tulis Marzuki.
Marzuki Alie mengungkap isi percakapan dengan seseorang bernama Putri yang mengaku dari Khoirunshop toko seluler milik Kaesang.
Atas postingan Marzuki Alie tersebut, Kaesang Pangarep melalui akun Twitterya @kaesangp memberi klarifikasi.
"Mohon ijin pak, saya ga ada PT yang namanya Khoirun Shop Cellular," tulis Kaesang 15 Januari 2020.
Kekayaan Marzuki Alie Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara (LHKPN) tahun 2016, saat menjabat sebagai Ketua DPR RI pada periode laporan 2009-2014 kekayaan Marzuki Alie mencapai lebih dari Rp62 miliar.
Dari LHKPN bernomor NHK (Nomor Harta Kekayaan) 3961 tersebut, Marzuki alie menjabat sebagai Mantan Ketua DPR RI Peiode 2009-2014.
Total kekayaan Marzuki Alie pada tahun 2016 tersebut berjumlah Rp62.990.356.000,- dan USD15.350.
Diketahui Marzuki Alie memiliki harta tidak bergerak berupa 90 (sembilan puluh) bidang tanah yang sebagian merupakan tanah dan bangunan di Palembang, Ogan Ilir, dan Jakarta seta 2 bidang tanah di Lombok Tengah yang keselurhannya senilai Rp36.424.902.000,-.
Ia memiliki harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp535 juta berupa 1 unit mobil Toyota Camry, dan 1 unit mobil Toyota Cygnus.
Marzuki Ale juga melaporkanmemiliki harta bergerak berupa logam mulia dan harta bergerak lainnya senilai Rp234.900.000,-. Selain itu ia memiliki 12 (dua belas) surat berharga senilai Rp2.904.011.000,-.
Sedangkan untuk Giro dan setarakas lainnya, diketahui Marzuki Alie memiliki Rp8.581.543.000 dan USD15.350. Kemudian ia juga memiliki Piutang senilai Rp14.310.000.000,-.
Diketahui ia tidak memiliki hutang sehingga total kekayaannya pada tahun 2016 berjumlah Rp62.990.356.00,- dan USD 15.350.***