Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Demo 11 April 2022 Tentang Apa? Simak Tuntutan Demo 11 April, Lokasi Demo 11 April hingga Pesan Berantai BAIS

Andri Susanto•
Nasional

SuaraPantura.com - Mahasiswa berencana menggelar aksi demo 11 April 2022 dengan beberapa tuntutan.

Rencananya demo 11 April yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan digelar di depan Istana Negara.

Selain di Istana Negara, demo 11 April juga rencana akan digelar oleh mahasiswa di beberapa kota besar di Indonesia.

Tuntutan demo 11 April 2022

BEM SI membawa 18 tuntutan pada aksi unjuk rasa ini. Tuntutannya antara lain:
1. Menolak penundaan Pemilu 2024
2. Menolak perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode
3. Mendesak stabilitas harga kebutuhan pokok.
4. Mendesak pemerintah memberikan jaminan kesediaan barang-barang pokok bagi masyarakat.
5. mendesak Presiden Jokowi menunjukkan sikap tegas pada wacana penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.
6. Mendesak Presiden Jokowi mengusut kasus mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja para menteri.
7. Meminta pemerintah membatalkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Tanggapan Pemerintah
Terkait rencana aksi demo 11 April tersebut Menkopolhukan Mahfud MD mengatakan pemerintah telah menggelar rapat koordinasi dengan beberapa pihak yang terlibat dalam pengamanan aksi unjuk rasa.

Ia mengatakan pada rakor tersebut agar pihak keamanan memberikan pelayanan pengamanan dan tidak membawa peluru tajam.

"Agar melakukan pelayanan dan pengamanan sebaik-baiknya dan tidak boleh ada kekerasan, tidak membawa peluru tajam," tegas Mahfud MD.

Selain itu Mahfud MD menganggap aksi demo 11 April nani merupakan bagian dari demokrasi.

"Pemerintah menilai adanya unjuk rasa adalah bagian dari demokrasi," ujarnya.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Rekayasa Lalu Lintas
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya akan menutup beberapa ruas jalan dan melakukan rekayasa lalu lintas.

"Jalan Medan Merdeka Barat, kemudian dari Harmoni arah Istana akan kita tutup," ucapnya Minggu 10 April 2022.

Atas penutupan ruas jala tersebut, Dirlantas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas sebagai berikut:

- Dari Jalan Veteran Raya yang akan menuju Jalan Veteran III diluruskan ke Harmoni.
- Dari Jalan Medan Merdeka Timur yang akan menuju Jalan Medan Merdeka Utara dibelokkan ke kanan Jalan Perwira.
- Dari Jalan Ridwan Rais yang akan menuju Jalan Medan Merdeka Selatan diluruskan ke Medan Merdeka Timur.
- Dari Jalan MH Thamrin yang akan menuju Bundaran Patung Kuda dibelokkan ke kiri atau ke kanan Jalan Kebon Sirih.

Pesan Berantai BAIS
Jelang demo 11 April 2022, beredar pesan berantai yang seolah berasal dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) di media sosial.

Begini isi pesan berantai terkait demo 11 April yang seolah berasal dari Timsus BAIS

"Siang Pak,
Info dari TImsus BAIS
Laporan Informasi:

Skenario setingan Aksi Senin 11 April 2022
Aliansi BEM seluruh Indonesia
“TAGIH Istana Negara”

Aksi Nasional Ini dihadiri oleh 47 Kampus antara Lain ;
UNJ, UNHAS, PNJ, IT-PLN, STIE SEBI, STIEDAMA, STIS Al
Wafa, IAI Tazkia, AKA Bogor, UNRI, UNAND, UNRAM, PPNP,
UNDIP, UNS, UNY, UNSOED, SSG, STIEPER. UNMUL serta 27 BEM
PTM Indonesia.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Target kekuatan Massa : 1.500 - 2.000 orang
TerPusat di istana negara :

Target Aksi serentak kota besar : Makassar, Solo,
Surabaya, Medan, Semarang, Bandung, Bogor dan Palembang.


Jam 13.00 wib
Titik Kumpul
Alternatif-1 “ Perpustakaan Nasional”
Alternatif-2 “Sarinah”

Jam 14.00 Wib
Massa Aksi melakukan Longmarch dari Lokasi titik kumpul
menuju Patung Kuda.

Jam 15.15 wib
Massa Aksi melaksanakan sholat Azhar Berjamaah dijalan.

Jam 15.30 wib
Aksi Sambutan orasi Perwakilan BEM 19 Perguruan Tinggi.

Jam 16.00 Wib
Korlap dan Perwakilan Setiap kampus negosiasi Pihak
Kepolisian agar diberikan kesempatan Jalan menuju istana.

Jam 16.30 Wib
Perwakilan Tiap kampus Tampil Orasi & Puisi sesuai tema
aksi

Jam 17.00 Wib
Potensi Kerusuhan Akan muncul jika tidak diperbolehkan
menuju istana negara.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Jam 17.30 wib
Memutuskan tetap Berada dilokasi hingga Berbuka Puasa
Bersama. Dilanjutkan sholat magrib berjamaah.

Jam 18.30 wib
Pernyataan Sikap atas Perkembangan respon Pihak istana
atas Tuntutan aksi 28 Maret 2022.

Jam 19.30 wib
Potensi kerusuhan jika ada pemaksaan Membubarkan diri.

Mentor/ Kontributor AKSI :
Bidang isu ekonomi
- Rizal Ramli
- Rusli Abdullah (indef)
- Awalil Rezky

Bidang isu Hukum & advokasi
- Novel Baswedan
- Zainal Arifin (Ketua YLBHi Bidang Advokasi & Jaringan)
- Busryo Mukaddas
- Isharyanto (Dosen Fak Hukum UNS).
- Hamdan Zoelva

Bidang isu Pertambangan & Lingkungan
- Pradarma Rupang (Jatam Kaltim)
- Zenzi Suhadi (Direktur eksekutif Nasional Walhi)

Bidang issue Politik
- Ujang Komaruddin
- Ubedillah Badrun
- Andrianto
- Jumhur Hidayat
- Sahganda Nainggolan
- Ferry Mursidan Baldan

Penanggung jawab
- Kaharuddin HSN

Korlap
1. Yodra Muspierdi (BEM UNAND) bidang issue Kebijakan
Nasional.
2. Yudistira (BEM UNRAM) bidang issue korupsi dan
Penegakan Hukum
3. Andi Indra Kurniawan (BEM UNMUL) bidang issue Sosial
Politik
4. Lutfhi Yusrizal (BEM IT-PLN) Bidang issue Humas &
Opini
5. Akhmad Fasya (BEM UNAND) Bidang logistik & Medis

DUKUNGAN MASSA :
STM Sejabodetabek.

Demikian laporan Setting aksi 11 April 2022 , UDK.".***

Tags:
#mahasiswa#unjuk rasa#tuntutan#2022#3 periode#bem si#demo 11 april
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…