Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Terbongkar, Politisi Ini dianggap Memanfaatkan Konten Toleransi Sebagai Ladang Bisnis, Ini Kata Rocky Gerung

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Jagad media sosial sempat hangat usai salah satu nitizen bernama @tony Foo mengklaim telah membongkar modus Cokro TV yang dianggap memanfaatkan konten toleransi sebagai lahan bisnis.

CEO Chanel Cokro TV sendiri salah satu politisi yakni Guntur Romli.

Rocky Gerung memaparkan tema inj dalam unggahan terbaru videonya, Tony Foo mengklaim bahwa Guntur Romli menggunakan tema toleransi beragama demi kepentingan pribadi.

Menurut Tony Foo, cuitan Guntur Romli yang menyampaikan selamat ibadah Paskah pada 17 April 2022 lalu tidaklah relevan. Karena untuk Tony Foo, cuitan itu penuh dengan modus dan makna tersembunyi, yakni donasi.

Melihat hal itu, Rocky Gerung yang juga merupakan rival politik Guntur Romli ikut mendukung Tony Foo.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Rocky melihat, bahwa hal semacam ini seperti modus yang telah terbongkar karena Cokro TV kebanyakan menggunakan isu Agama untuk menaikkan kontennya.

“Publik akhirnya mencium jejak-jejak manipulasi atau bisnis di belakang isu toleransi. Karena itu orang nggak percaya kalau Cokro TV terus berupaya untuk memprovokasi, bahkan mengeksploitasi tema-tema yang sifatnya peka yaitu Agama,” ujar Rocky Gerung, dikutip dari Rocky Gerung Official.

Menurut Rocky Gerung, omongan-omongan bersifat toleransi Agama harusnya sudah mulai ditinggalkan.

Karena dengan membicarakan hal itu terus-menerus, seolah Cokro TV ingin membuat ketakutan besar kepada Agama Islam.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

“(Seolah) Islam ini akan menjadi kekuatan yang maha dasyhat untuk menghasilkan pemerintahan yang Khilafah segala macam,” tutur Rocky Gerung.

Tidak berhenti di sana, menurut Rocky Gerung ia melihat bahwa Guntur Romli terlalu nyaman bermain seputar isu-isu tersebut untuk dijadikan bisnis.

“Cokro TV ini, bukan sekedar terjebak pada momok itu, namun Cokro TV sendiri akhirnya menikmati hal itu sebagai bisnis. Seperti yang diterangkan oleh Pak Tony Foo,” kata Rocky Gerung.

“Dia sebagai CEO aja mampu melihat bagaimana tipu-tipu pemberitaan dari Cokro TV. Jadi ini sebetulnya semacam kepanikan dari kelompok Cokro TV yang merasa ada isu yang disebut sebagai burning isu,” kata Rocky Gerung.

5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi Bocor, Data Pribadi dan Riwayat Belanja Ikut Terdampak
Baca Juga · Nasional
5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi Bocor, Data Pribadi dan Riwayat Belanja Ikut Terdampak

Untuk Rocky Gerung penggunaan isu seperti ini bahkan sebenarnya sudah tidak bisa dipakai di luar negeri. Sehingga terlalu ketinggalan jaman dan tidak ada gunanya untuk dipakai di Indonesia.

“Isu itu sudah terlalu lama bahkan dibuat-buat, karena sebenarnya dunia sudah lama mengutuk Islamophobia, Prancis itu kasih hukuman pada mereka yang Islamophobia karena ada Amerika segala macam, jadi jelas sudah berubah,” kata Rocky Gerung.

Bermain-main di isu tersebut, bahkan dinilai Rocky Gerung sebagai hidup di dalam tempurung kosong. Rocky mengharapkan agar Indonesia juga bisa segera mengikuti bangsa lain yang sudah meninggalkan Islamophobia.

Jadi kawan-kawan di dalam Cokro TV itu masih hidup di dalam tempurung kosong. Jadi sebetulnya kita lihat suatu keadaan di mana bangsa harusnya dituntun dengan pembicaraan bangsa yang harusnya cerdas, Cokro TV nggak mampu karena didesain oleh oligarki untuk menakut-nakuti minoritas,” kata Rocky Gerung
***

Tags:
#toleransi#rocky gerung#guntur romli#cokro tv
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…