Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Penggagas Kampung Budaya Polowijen: Ken Dedes Sosok Pembaharu Kebangkitan Perempuan

Andri Susanto•
Nasional

SuaraPantura.com - Siapa yang tak kenal tokoh perempuan nasional, Raden Ajeng Kartini? Dia sosok yang mampu mendobrak perempuan dari pengekangan hukum yang membatasi perempuan untuk berkembang dan maju.

Sebagai sosok yang berpengaruh terutama untuk keadilan perempuan, R.A Kartini memiliki nilai-nilai karakter yang patut diteladani oleh para generasi muda.

Dalam rangka memperingati kelahiran R.A Kartini, Kampung Budaya Polowijen (KBP) menggelar even bertajuk “Singhasari Bangkit: Ken Dedes Putri Nareswari Kembang Panawijen”, di Polowijen, Blimbing, Kota Malang, Kamis 21 April 2022.

Penggagas KBP, Ki Demang mengatakan kegiatan yang digelar oleh KBP bersama Perempuan Bersanggul Nusantara dan kelompok/Lembaga lain spiritnya adalah menyegarkan kembali nilai-nilai dari sosok perempuan utama, yakni Ken Dedes. Kebangkitan Ken Dedes sebagai tonggak kebangkitan perempuan sebagaimana RA. Kartini membangkitkan semangat kaum perempuan pada jamannya.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

"Dari Polowijen ibu-ibu bersanggul ini memperingati Kartini, berarti kita mengenang sang Pratyaparamita (Ken Dedes) sebagai Nareswari (perempuan utama) untuk meneladani karakter kepribadian, perilaku dan semangat kebangkitan emansipasi perempuan," kata Ki Demang.

Ketua Perempuan Bersanggul Nusantara, Sany Repriandini mengajak para perempuan utamanya generasi millenial bangkit kembali mengenakan busana Jawa. Sany menegaskan, melalui sanggul dan kebaya yang merupakan busana asli dan khas yang sudah semestinya perlu kita lestarikan sebagai identitas kearifan lokal (local wisdom).

Keberadaan wadah Perempuan Bersanggul Nusantara yang telah memiliki 20 cabang yang tersebar di Indonesia dan 5 cabang luar negeri dimaksudkan untuk turut berkontribusi dalam melestarikan identitas nasional tersebut.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

“Kami berharap upaya ini mampu menyentuh kaum perempuan dari berbagai latar belakang untuk bangkit kembali membiasakan busana Jawa sebagaimana busana sosok RA. Kartini,” ujarnya.

Sementara, pamong budaya bidang Kebudayaan Disbudpar Jawa Timur, Ichdiana Sarah Dhiba mengatakan kegiatan kreatif dan inspiratif yang dilakukan oleh Kampung Budaya Polowijen itu hendaknya digelar secara rutin sebagai kebangkitan Singhasari.

Ia mengatakan, Disbudpar Jawa Timur saat ini tengah menyiapkan even besar yang mengangkat Singhasari sebagai tema kebangkitan Jawa Timur.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Hal itu, kata Ichdiana, Singhasari telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus sebagai episentrum kegiatan seni budaya dan pariwisata.

Lebih lanjut, kata Sarah, Disbudpar Jatim akan membedah sejarah dan tinggalan Singhasari dengan tujuan agar anak muda dapat mengaplikasikan karya kreatifnya.

"Dan ternyata kebangkitannya harus berawal dari Polowijen dimana Ken Dedes berasal. Dan salah satunya melalui gerakan Perempuan Bersanggul Nusantara sebagai penerus wanita utama Jawa,” kata Ichdiana Sarah.

Adapun even peringatan Kartini di Kampung Budaya Polowijen diikuti oleh remaja dan anak-anak sekitar Polowijen. Sebagai pembuka acara, beberapa penari tampil menyuguhkan Tari Putri Jawi, dilanjutkan lomba fashion show kebaya (pakaian adat Jawa), dan tutorial berkain Jawa.

Rangkaian kegiatan berikutnya pembagian hadiah sembari menonton film Putri Nareswari Kembang Panawijen yang diproduksi oleh VAS Film Entertaiment. Acara juga dihadiri 20 Ladies Bikers pimpinan Mouzza Zee (Kartini Sabang-Merauke).***

Tags:
#hari kartini#21 april#r.a kartini#kampung budaya polowijen#kbp
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…