Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Wow, Jokowi Kunjungi Pasar Bogor, Bima Arya Lapor: Pasar Bogor Sumber Kesemrawutan

Erna Hidayah•
Nasional

SuaraPantura.com – Wali Kota Bogor, Bima Arya laporkan bahwa Pasar Bogor sumber kesemrawutan kepada Presiden Joko Widodo saat kunjungannya pada Kamis, 21 April 2022.

Laporan ini sebagai bentuk tindak lanjut akan adanya peristiwa pedagang histeris di hadapan Jokowi.

Disebut sebagai pusat kesemrawutan karena ada pihak-pihak yang seringkali melanggar aturan.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

“Yang terakhir ini yang saya laporkan kepada Jokowi kemarin. Pasar Bogor ini adalah salah satu sumber kesemrawutan di pusat kota. Yang sekarang kita lakukan yaitu akselerasi percepatan untuk ditata dan ditertibkan, dan mengikuti penataan kawasan surya kencana,” ujarnya.

Arya juga menyatakan bahwa kasus yang terjadi kemarin menunjukkan adanya dampak atas melawan aturan.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

“Kasus kemarin menunjukan kepada kita ketika ada yang berani melawan aturan. Jadi kalau mau berdagang boleh, tapi sesuai tempatnya. Kita sudah siapkan di dalam pasar. Kita sudah punya kesepakatan dimana yang boleh dan yang tidak. Berkali-kali kesepakatan itu dibangun bersama kami, bersama warga, bersama teman-teman dewan. Dan seringkali kemudian dilanggar. Ya intinya terbuka untuk pedagang tetapi ikut aturan,” sambungnya.

Hal tersebut dilaporkan kepada Presiden Jokowi dan sekaligus gubernur. Bahwa tahapan-tahapan perencanaan terus berjalan termasuk tahapan dalam memastikan mana yang diperbolehkan untuk berdagang dan mana yang tidak boleh untuk berdagang.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Kemudian jika direlokasi, kemana relokasinya dan seperti apa. Atas laporan tersebut, presiden meminta kepada gubernur untuk mendukung percepatan tersebut.***

Tags:
#presiden joko widodo#lapor#walikota bogor bima arya#semrawut
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…