SuaraPantura.com - Duka menyelimuti para korban krbakaran di pasar Gembrong Jakarta Timur. Mereka banyak yang kelilangan tempat tinggal maupun tempat usahanya disana.
Usai kejadian kebakaran tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun datang mengunjungi para korban.
Anies Baswedan tiba di lokasi sekira pukul 10.38 WIB, pada Senin 25 April 2022.
Setibanya di lokasi, Anies Baswedan langsung menyisir lokasi kebakaran. Ia masuk ke dalam pasar yang saat ini sudah kondisinya sudah hangus terlalap si jago merah.
Anies Baswedan juga menyapa warga bahkan mendoakan mereka agar kuat menjalani musibah yang mereka hadapi saat ini.
Saat Anies Baswedan hendak bergerak dari lokasi di depan pasar dan mau masuk ke dalam, tiba-tiba seorang pria langsung menghampiri gubernur sambil sesenggukan menahan tangis.
Pria tersebut langsung memeluk Anies Baswedan, tangis pun pecah di pangkuan gubernur.
Selain warga, Anies Baswedan juga tampak memeluk seorang sekretaris RW setempat. Tangannya tampak menepuk bahu dan sambil mendoakan. “Yang sabar pak,” ujarnya.
Diketahui, api melalap Pasar Gembrong di kawasan Jatinegara Jakarta Timur. Dugaan sementara kebakaran terjadi karena ada konsleting listrik di salah satu rumah di RT 5.
Api melalap kawasan pemukiman warga yang berada di pasar. Kebarakan hebat ini berlangsung begitu lama, bahkan api baru bisa dipadamkan sekira pukul 3.00 WIB Senin 25 April 2022 dini hari.
Kepala Operasi Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur Gatot Sulaiman mengatakan saat kebakaran berlangsung proses pemadam sempat terkendala karena lokasi air yang jauh dari titik kebakaran.
Gatot menyebut saat kebakaran berlangsung pihaknya berusaha menyusun sistem strategis untuk mempercepat memadamkan api.
Namun karena perumahan warga yang berada di sekitar Pasar Gembrong padat, api menjalar begitu cepat.
Meski begitu, Gatot menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini hanya ada dua orang warga yang pingsan tapi tidak sampai dilarikan ke rumah sakit.
Gatot mengatakan saat ini personil masih siaga di tempat kejadian perkara (TKP) sampai sore.
“Saat ini prosesnya sedang pengecekan kembali. Ada sekitar 150 personil yang siaga. Kami proyeksikan hingga sore setelah semuanya clear,” ujarnya.
***