Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Terkait Kasus Suap Ade Yasin, KPK Geledah 4 Lokasi danTemukan Alat Bukti Ini

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Komidi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami bujti baru dari kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Bogor, Ade Yasin.

Ade Yasin diduga terlibat dalam kasus suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor.

Dalam keterangannya, Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya telah menggeledah empat lokasi berbeda dan menemukan bukti-bukti baru terkait kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun anggaran 2021 yang menjerat Ade Yasin dan kawan-kawan sebagai tersangka.

"Tim penyidik pada hari Kamis 28, April telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan di beberapa lokasi, wilayah Kabupaten Bogor. Di tempat ini ditemukan dan diamankan berbagai bukti, di antaranya berbagai dokumen keuangan," kata Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 29 April 2022.

Suami Meninggal, Klaim Asuransi KPR 4 Tahun Tak Tuntas: BTN Malah Tagih Denda Rp10 Juta kepada Ahli Waris!
Baca Juga · Nasional
Suami Meninggal, Klaim Asuransi KPR 4 Tahun Tak Tuntas: BTN Malah Tagih Denda Rp10 Juta kepada Ahli Waris!

Empat lokasi yang menjadi tempat penggeledahan KPK antara lain rumah dinas Bupati Bogor, rumah kediaman Ade Yasin beralamat di Ciparigi, Bogor Utara, Kota Bogor, Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Bogor, dan Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Bogor.

Selain dokumen, dikatakan Ali tim penyidik KPK juga menemukan uang dalam pecahan mata uang asing, yang diduga kuat berkaitan dengan kasus tersebut.

"Selanjutnya, bukti-bukti tersebut akan segera dianalisis untuk kemudian disita dan menjadi kelengkapan berkas perkara penyidikan," kata Ali.

RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Kekuasaan? Advokat Bongkar Pasal Rawan dan Celah Penyalahgunaan Wewenang
Baca Juga · Nasional
RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Kekuasaan? Advokat Bongkar Pasal Rawan dan Celah Penyalahgunaan Wewenang

Selain itu, tim penyidik KPK juga melakukan penggeledahan pada hari ini, Jumat, 29 April 2022 di Bandung. Ali mengatakan hasil penggeledahan tersebut akan dipaparkan oleh pihaknya di lain waktu.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan 8 tersangka yang terdiri dari pemberi suap dan penerima suap.

Empat orang di antaranya menjadi pemberi suap, yakni Bupati Bogor Ade Yasin, Sekretaris Dinas Kabupaten Bogor Maulana Adam, Kasubdit Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah, dan pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Sedangkan, empat orang lainnya sebagai penerima yakni, pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat/Kasub Auditorat Jabar III/pengendali teknis Anthon Merdiansyah, ), pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor Arko Mulawan, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/pemeriksa Hendra Nur Rahmatullah Karwit, dan pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/pemeriksa Gerri Ginanjar Tri Rahmatullah.

Dalam perkara tersebut, Ade Yasin diduga melakukan suap demi meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP).

KPK menyita barang bukti berupa uang dengan total Rp1,024 miliar yang terdiri dari Rp570 juta uang tunai dan Rp454 juta rupiah uang di rekening bank.
***

Tags:
#korupsi#kpk#suap#bupati bogor#ade yasin
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…