Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Tradisi Sapu Uang di Pantura Indramayu, Ternyata Ada Kisah Mistis Dibalik Itu, Simak Kisahnya Berikut Ini

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Suka cita Mudik lebaran 2022 dismbut dengan menghidupkan kembali tradisi-tradisi yang ada di daerah.

Salah satunya adalah tradisi di daerah Pantura Indramayu Jawa Barat.

Di wilayah ini memiliki tradisi sapu uang yang diberikan dari para pemudik yang melintas.

Fenomena berjejernya ‘pengemis’ ini kembali diabadikan netizen dan diunggah ke media sosial.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Sebagaimana dilansir dari akun Instagram @rembolsuroboyo 28 April 2022, ditujukan video dari banyaknya pengemis yang berjejer di sepanjang jalan raya daerah Indramayu.

Di sana para pengemis memegang sapu di tangannya dan bersiap-siap menerima lemparan uang dari para pemudik yang melintas.

Sehingga jangan salah sangka, para masyarakat yang memegang sapu di sekitar jalan tersebut bukan sedang membersihkan jalan atau melakukan kerja bakti.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Perlu diketahui, bahwa tradisi ini ternyata disertai sejumlah mitos yang cukup mengenaskan bahkan membuat bulu kuduk bisa berdiri.

Mitos ini bermula dari sebuah kecelakaan maut atas sebuah mobil yang terjun ke Sungai. Kecelakaan ini diingat banyak warga Indramayu karena menimbulkan banyak korban jiwa,

Dipercayai masyarakat sekitar bahwa arwah korban kemudian berkeliaran dan mengganggu para pelintas yang melewati jalan raya Pantura di Indramayu tersebut.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Dan sejak saat itu, para pengendara baik mobil dan motor yang lewat mulai memberikan sesuatu ketika melintasi jalan raya tersebut.

Entah sejak kapan, namun pastinya para pengendara yang lewat memberikan persembahan berbentuk uang agar tidak diganggu arwah-arwah gentayangan tersebut dan bebas dari kecelakaan.

Lama kelamaan, kebiasaan ini disoroti banyak warga, dan bahkan menjadi penghasilan warga sekitar Indramayu, yang mayoritas diikuti oleh para petani.

Khususnya pada momen menjelang Lebaran, dan di padatnya pengendara karena arus mudik, jumlah pengemis bisa mencapai ratusan dan tidak hanya dilakukan pada siang hari, melainkan 24 jam.

Diketahui, pendapatan para pengemis bisa mencapai di angka Rp150 ribu per orangnya di momen-momen mudik. Sementara pada hari biasa hanya mencapai Rp50 ribu.
***

Tags:
#uang#tradisi#indramayu#duit#sapu#lebaran 2022
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…