Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Rusia Ternyata Memiliki Pasukan Lumba-lumba untuk Kepentingan Militer, Begini Aksinya

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Rusia dikenal memiliki pasukan lumba-lumba sebagai bagian dari pertahanan militernya.

Angkatan laut Rusia melatih pasukan lumba-lumba ini untuk mrlindungi pangkalan militer Moskow di Laut Hitam.

Laporan terkait pengerahan pasukan lumba-lumba Rusia ini dilansir dari USNI News pada Kamis, 28 April 2022.

Pasukan Lumba-lumba Rusia ini dinilai efektif untuk dikerahkan.

Dua kandang pasukan lumba itu ditempatkan di pintu masuk ke pelabuhan Sevastopol pada akhir Februari tak lama setelah invasi Rusia ke Ukraina, menurut tinjauan citra satelit.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Untuk diketahui, Sevastopol adalah pangkalan angkatan laut Rusia yang ada di Laut Hitam.

Lumba-lumba terlatih itu mampu mencegah pasukan operasi penyusup khusus Ukraina ke pelabuhan di bawah air untuk menyabotase kapal perang.

Diketahui, banyak kapal Angkatan Laut Rusia canggih berada di luar jangkauan rudal Ukraina, akan tetapi rentan terhadap sabotase bawah laut.

Sejarahnya, selama Perang Dingin, Angkatan Laut Soviet mengembangkan beberapa program khusus mamalia laut, termasuk melatih lumba-lumba di Laut Hitam.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Unit ini berbasis di Kazachya Bukhta dekat Sevastopol, di mana masih ada sampai sekarang. Dengan runtuhnya Uni Soviet pada 1991, unit tersebut beralih ke militer Ukraina.

Dengan pencaplokan Krimea oleh Rusia pada 2014, pasukan lumba-lumba tersebut kini di bawah kendali Angkatan Laut Rusia dan kini diperluas.

Pasukan lumba-lumba Moskow adalah bagian dari reinvestasi militer Rusia yang lebih luas dalam program mamalia laut dalam 10 tahun terakhir. Termasuk unit Armada Laut Hitam dan operasi terpisah di Kutub Utara.

Di Arktik utara, Armada Utara Rusia menggunakan berbagai jenis mamalia laut. Paus Beluga dan anjing laut, keduanya dengan lapisan lemak tebal untuk menghangatkan tubuh, lebih terlindungi dari dingin daripada lumba-lumba hidung botol yang digunakan di Laut Hitam.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Unit Arktik juga menjadi lebih aktif dalam beberapa tahun terakhir. Kandang paus Beluga kini juga telah didirikan di Olenya Guba, pangkalan angkatan laut rahasia GUGI (Direktorat Utama Penelitian Laut Dalam).

Organisasi intelijen itu diyakini bertanggung jawab atas aset spionase bawah laut utama militer Rusia.

Pada 23 April 2019, seekor paus beluga terlatih muncul di Norwegia utara. Dijuluki 'Hvaldimir' oleh penduduk setempat, diyakini bahwa paus ini melarikan diri dari program Angkatan Laut Rusia.

Bukan hanya Kutub Utara yang telah menunjukkan tanda-tanda peningkatan penggunaan mamalia laut Rusia. Pada tahun 2018 lumba-lumba Armada Laut Hitam dikerahkan selama beberapa bulan ke pangkalan angkatan laut Laut Mediterania Rusia di Tartus, Suriah, menurut foto satelit.

Pasukan itu bergerak yang digunakan untuk penyebaran itu sangat mirip dengan yang saat ini ditempatkan di pelabuhan Sevastopol.

Tidak jelas apakah Ukraina telah merencanakan operasi tempur-perenang melawan Sevastopol. Tapi lumba-lumba secara luas dianggap oleh analis angkatan laut sebagai pertahanan yang efektif melawan penyelam.
***

Tags:
#perang#ukraina#bawah laut#militer rusia#pasukan lumba lumba
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…