SuaraPantura.com - 3 Partai Politik (Parpol) yakni Golkar, PPP dan PAN membentuk Koalisi Indonesi Bersatu.
Ketiga partai ini sepakat membenruk koalisi Indonesia Bersatu pada pertemuan di Rumah Heritage Jakarta, Kamis 12 Mei 2022 malam.
Koalisi Indonesia Bersatu ini ke depan dapat mengusung paslon capres dan cawapresnya pada Pilpres 2024. Sebab, jumlah kumulatif perolehan kursi ketiga partai itu di parlemen adalah 26,82 persen. Sementara, berdasarkan suara nasional, koalisi ini mendapatkan 23,93 persen.
Namun belum jelas siapa yang akan diusung koalisi ini sebagai calon presiden di Pilpres 2024.
Pertemuan dan pembentukan Koalisi tersebut pun memunculkan respon dari banyak pihak.
Pengamat politik Zaki Mubarak pun ikut menyoroti koalisi ini. Menurutnya koalisi tersebut membuat pengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketar-ketir.
Zaki menjelaskan, PPP dan PAN sebelumnya digadang-gadang ikut koalisi politik pendukung Anies.
Sayangnya, hal itu meleset dari dugaan. PAN dan PPP justru berkoalisi dengan Partai Golkar besutan Airlangga Hartanto.
Sementara Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan partainya tidak ingin tergesa-gesa dalam menyikapi pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu.
AHY mengungkapkan, partainya masih memiliki cukup waktu untuk menjalin komunikasi dan hubungan dengan partai politik lain menjelang Pemilu 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
***