SuaraPantura.com - Apakah ada keterkaitan antara sambaran petir dengan penggunaan ponsel ketika mendung?
Seorang peneliti petir sekaligus Guru Besar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Reynaldo Zoro angkat bicara.
Beliau menjelaskan bahwa petir itu selalu akan menyambar struktur yang lebih tinggi, yang paling dekat dengan awan di atasnya. Petir menyukai tempat yang tinggi.
“Jadi kalo main ponsel berada di tempat terbuka yang bisa kena petir, bukan karena ponselnya (seseorang itu tersambar petir),” kata Zoro kepada wartawan, Senin 16 Mei 2022.
Zoro menjelaskan, frekuensi ponsel tersebut sebenarnya tidak ada hubungannya dengan frekuensi petir.
Hal ini dikarenakan, radiasi elektromagnetik dari ponsel cukup kecil sekali. sehingga cukup sulit untuk memicu terjadinya sambaran atau menarik energi petir.
“Ini yang harus diluruskan. Enggak nyambung pemakaian ponsel dengan sambaran petir,” jelas Zoro.
Dengan begitu, penjelasan ilmiah terkait sambaran petir ketika wisatawan tersebut main ponsel, adalah karena pada umumnya orang yang menggunakan ponsel cenderung akan mencari tempat ketinggian dan terbuka supaya mendapatkan sinyal.
Menurut Zoro, di sinilah masalahnya. Dengan kategori petir yang memang lebih suka menyambar tempat terbuka dan bangunan, pohon ataupun tempat yang lebih tinggi, maka potensi seseorang yang menggunakan ponsel di tempat terbuka dan ketinggian akan lebih besar lagi.
“Dia menjadi easy (mudah) target buat petir,” tegasnya.
Jadi tidak ada hubungannya antara penggunaan ponsel dengan tersambar petir, kecuali jika penggunaan ponsel dilakukan di tempat yang posisinya lebih tinggi dari daerah sekitar.
Sebelumnya, diketahui bahwa terjadi kasus tersambar petir yang mengenai pewisata bernama Ajeng Wahyuni saat bermain ponsel tatkala cuaca mendung.
Ajeng Wahyuni (18) wisatawan asal bekasi Jawa Barat dilaporkan tersambar petir hingga meninggal dunia ketika berkemah di Camp Gayatri, Cisarua, Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu 14 Mei 2022.
Diceritakan bahwa saat cuaca sedang mendung, Ajeng yang sedang memasak sembari memainkan ponsel di depan tenda kemah tiba-tiba tersambar petir sekitar pukul 15.15 WIB pada hari Sabtu itu.
***