SuaraPantura.com - Terkait Koalisi Indonesia Bersatu antara Golkar, PAN dan PPP, DPP PDIP mengaku pihaknya belum berpikir untuk koalisi karena masih terlalu dini.
Hal ini disampaikan oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Hasto menyebut bahwa secara perolehan suara PDIP bisa mengusung Calon Presiden dan Wakil Presiden sendiri pada tahun 2024 mendatang.
Menurut Hasto, Hal ini tidak terlepas dari dukungan rakyat.
"Kami bisa mengusung calon sendiri karena dukungan rakyat sudah teruji di Pilpres 2019 lalu," ujarnya, dalam keterangannya di Jakarta Jumat 21 Mei 2021.
Saat ini, lanjut Hasto, PDIP masih fokus menggerakkan semangat gotong-royong untuk mewujudkan kepercayaan rakyat.
Hal ini bisa menjadi modal bagi PDIP untuk mengusung calon sendiri dari partainya.
"Ini upaya untuk modal politik bagi PDIP mengusung calon sendiri," ujarnya.
Terpisah, Ketua Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP), Mochtar Mohamad mengungkapkan, pihaknya sudah memprediksi bahwa PDIP akan mengusung Kader sendiri yaitu, Ganjar - Puan.
Sampai saat ini, hanya PDIP yang sudah mempunya tiket untuk capres-cawapres. Selain itu, PDIP juga sudah memenuhi syarat Presidential Threshold.
"PDI Perjuangan sudah memenuhi itu, karena minimal syarat 115 kursi, sedangkan sekarang posisi PDI Perjuangan mempunyai 128 kursi di parlemen," katanya.
Lebih lanjut, Mochtar Mohamad, PDIP sudah siap dengan kader terbaiknya yang sudah mempunyai reputasi, yakin Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.
"Kenapa bisa? karena Mas Ganjar dan Mbak Puan menjadi lokomotif membawa PDIP menjadi mayoritas tunggal," katanya.
Di sisi lain, Mochtar Mohamad meyakini, pada Pemilu Legislatif yang akan datang akan banyak partai yang tidak lolos di parlementer threshold. Paling ada di kisaran 3 sampai 6 partai yang lolos.
"Ini apa? karena partai lain tidak memiliki kader capres yang kuat," tuturnya.
***