SuaraPantura.com - Banjir Rob besar melanda kawasan pelabuhan Tanjung Emas, Semarang pada Senin, 23 Mei 2022.
Hal ini semakin diperparah den diperparah dengan jebolnya tanggul di sungai kawasan berikat Lamicitra.
Selain itu, Banjir rob juga terjang pesisir sebagian besar Kota Semarang dan kabupaten lain di kawasan pantai utara Jawa Tengah.
Wali Kota Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk segera memperbaiki tanggul yang jebol akibat rob.
Hal ini disampaikannya saat meninjau lokasi terdampak rob di Semarang, Jawa Tengah.
"Menurut informasi dari temen-temen PU ada salah satu pintu tanggul di daerah PT Lamicitra yang jebol," jelasnya saat pemantauan di Kelurahan Tanjung Emas Semarang.
Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penanganan secara cepat terkait peristiwa banjir rob yang melanda kawasan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah tersebut.
"Kita lakukan kesiapan dan penanganan secepatnya," tulis Ganjar melalui akun twitter pribadinya (@ganjarpranowo).
Berbicara tentang Rob di Semarang sebenarnya jauh-jauh hari Megawati sudah mengingatkan Ganjar Pranowo.
Hal itu pernah disampaikan Megawati saat memberikan pengarahan dalam acara Pelatihan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami PDI Perjuangan yang ditayangkan akun YouTube PDI Perjuangan, Rabu 4 Agustus tahun 2021 lalu.
"Tadi sekilas saya lihat ada Pak Ganjar, jadi kalau masih mendengarkan saya, nah ini, itu kan dari awal kamu saya jadikan (gubernur), kamu kan sudah pernah toh saya omongi urusan Pelabuhan Semarang dan lain sebagainya," kata Megawati, waktu itu.
Megawati mengaku berani menegur langsung Ganjar sebagai kepala daerah karena Ganjar juga berstatus sebagai kader PDI-P.
"Lho betul lho, saya kalau sama anak buah saya begitu, berani aku, tetapi kalau sama yang lain sorry, saya nanti saya dianggap apa," kata Megawati.
***