SuaraPantura.com – Polemik minyak goreng yang tak kunjung usai membuat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan untuk ikut serta dalam menangani masalah minyak goreng.
Dilansir dari Kanal YouTube Kompas TV, Pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng.
Namun harga minyak goreng masih mahal dan stoknya langka di sejumlah daerah. Atas dasar inilah Presiden menunjuk Luhut untuk membantu proses distribusi minyak goreng.
Luhut menyatakan bahwa sejak tiga hari yang lalu mulai mengurus masalah minyak goreng.
“Presiden memerintahkan saya untuk mengurus minyak goreng. Kemudian sejak tiga hari yang lalu, saya mulai menangani masalah kelangkaan minyak goreng. Harapannya masalah ini tidak terlalu lama diselesaikan,” ujarnya.
Dikutip dari Kompas.com, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan menyebut tugas Luhut adalah mengembangkan sistem aplikasi untuk distribusi minyak goreng.
“Kita sudah ada sistem aplikasi untuk distribusi minyak goreng lewat simirah yang harus pakai KTP. Nah, kita kembangkan sistem baru lagi, atau simirahnya diperkuat, biar tidak hanya pakai KTP, tapi pakai NIK.
Kata Pak Luhut NIK saja, makanya dibantu.Bukan hanya Pak Luhut, tapi Erick Thohir juga turun tangan. Pak Luhut berpengalaman di PPKM lewat pedulilindungi. Pak Luhut itu semacam sutradaranya, tapi pemimpinnya tetap Pak Presiden,” tuturnya.
Sebelum ini, Presiden menunjuk Luhut sebagai Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali pada Juli 2021.***