Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Media Swiss Pernah Menulis Sisi Gelap Dari Tren Renang Perkotaan

Redaksi Suara Pantura•
Nasional

SuaraPantura.com - Berenang di Swiss sendiri memang seperti menjadi budaya atau tradisi.

Bisa dibayangkan memang betapa asyiknya berenang di sungai yang membelah perkotaan. Namun hal itu tentu bila sungainya bersih seperti sungai Aaree di Bern, Swish.

Seiring banyaknya orang yang berenang, bahkan dikabarkan hingga ribuan per hari di musim panas, tentu ada resiko yang mengintai.

Media Swiss bernama swissinfo.ch pernah menuliskan sisi lain dari tern berenang di perkotaan dengan judul "Sisi Gelap Dari Tren Renang Perkotaan".

Suami Meninggal, Klaim Asuransi KPR 4 Tahun Tak Tuntas: BTN Malah Tagih Denda Rp10 Juta kepada Ahli Waris!
Baca Juga · Nasional
Suami Meninggal, Klaim Asuransi KPR 4 Tahun Tak Tuntas: BTN Malah Tagih Denda Rp10 Juta kepada Ahli Waris!

Begini terjemahan lengkap dari Swiss Info yang telah dipublish cukup lama sejak 2014 silam.

Berenang di sungai menjadi semakin populer di Swiss. Tetapi tren itu berarti lebih banyak perenang yang diselamatkan dari tenggelam. Selama 20 tahun terakhir, operasi penyelamatan di Rhine di Basel terus meningkat.

Sekarang patroli berlayar di Rhine selama sepuluh jam setiap hari di musim panas. Pemadam kebakaran, kontrol perbatasan dan polisi berbagi tugas. Tujuannya tidak hanya untuk berada di sana secepat mungkin dalam keadaan darurat, tetapi juga untuk mencegah kecelakaan sejak awal. Sungai kota membawa bahaya khusus mereka sendiri.

RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Kekuasaan? Advokat Bongkar Pasal Rawan dan Celah Penyalahgunaan Wewenang
Baca Juga · Nasional
RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Kekuasaan? Advokat Bongkar Pasal Rawan dan Celah Penyalahgunaan Wewenang

Di sungai Bern, berenang menarik ribuan orang di hari yang panas. Tidak ada patroli di sepanjang sungai Aare kota. Poster peringatan ditampilkan sebagai gantinya. Menurut masyarakat penyelamat nyawa Swiss, sebagian besar korban adalah pria muda.

Berkat kualitas air yang semakin baik, semakin banyak orang yang pergi ke sungai Swiss dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi semakin banyak orang, semakin menantang keamanan sungai bagi semua orang yang terlibat.

Sungai Aaree, Kota Bern dan Swiss belakangan ini cukup dikenal di Indonesia setelah Eril putra sulung Ridwan Kamil dikabarkan hilang di sungai Aaree ini.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Hingga kini pihak berwenang Swiss terus berusaha mencari keberadaan Eril dengan upaya maksimal.

Semoga Eril dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Aamiin.***

Tags:
#bern#sungai#tenggelam#ridwan kamil#hilang#swiss#aaree#eril
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…