SuaraPantura.com -Tak ada seorang ibu yang tak bersedih kehilangan anaknya.
Kesedihan mendalam pasti juga dialami oleh Ibunda Eril, Atalia Praratya Kamil atas musibah yang menimpa anaknya, Emmeril Khan Mumtadz atau Eril.
Eril masih dinyatakan hilang sejak terseret arus di sungai tersebut pada Kamis, 26 Mei 2022 lalu.
Atalia yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun terlihat merubah bio di akun instagramnya.
Ia berharap segenap masyarakat ikut serta mendoakan yang terbaik untuk sang anak.
"Mohon keikhlasannya untuk terus mendoakan a Eril" tulisnya di bio instagramny seperti dikutip Suara Pantura.
Selain itu sang ibunda juga mengganti foto profil bersama sang Eril.
Sebelumnya, Eril dinyatakan hilang usai berenang di Sungai Aare, Bern Swiss pada Kamis, 26 Mei 2022.
Perkembangan pencarian Eril disampaikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Muliaman Hadad.
Dia mengatakan bahwa proses pencarian yang dilakukan pada Kamis, 26 Mei 2022 dan Jumat, 27 Mei 2022 belum membuahkan hasil yang diharapkan.
Oleh karena itu, proses pencarian dilanjutkan kembali dilanjutkan Tim SAR pada Sabtu, 28 Mei 2022 pukul 8.30 waktu Swiss atau 13.30 WIB.
Penyelaman akan dilakukan mengingat kondisi air sungai yang keruh akibat bekas hujan dan lelehan salju.
Muliaman Hadad juga mengatakan bahwa drone yang akan digunakan pada proses pencarian kali ini berbeda dengan drone thermal yang digunakan pada saat proses awal pencarian.
Hal itu adalah karena drone thermal hanya efektif pada menit-menit awal ketika suhu panas badan manusia masih bisa terdeteksi.
"Drone yang akan digunakan pada hari ini itu drone yang berbeda, dia akan terbang rendah, bermanuver, dan melihat jengkal demi jengkal topografi sepanjang sungai," tutur Muliaman Hadad.
Dia menambahkan bahwa proses pencarian hari ini akan dilakukan sampai waktu yang memungkinkan, jika cuaca mendukung.
"Artinya disesuaikan dengan keadaan di lapangan," ucap Muliaman Hadad.
Sementara terkait batas waktu pencarian, dia menekankan bahwa tim SAR Swiss tidak memiliki spesifik waktu atau batas waktu maksimum terkait hal itu.
Mereka menegaskan, karena sudah tugasnya memantau situasi dan keamanan sungai, proses pencarian akan terus dilakukan.
"Pencarian akan terus berlangsung setiap hari, karena itu menjadi tugas mereka menjaga setiap titik sungai yang dilindungi itu," ujar Muliaman Hadad.
***