SuaraPantura.com - Ditengah pencarian terhadap anak Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau Eril, Polisi Bern - Swiss melaporkan kabar terbaru pencarian Eril.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Kepolisian Maritim Bern pada saat bertemu dengan orang tua Eril di salah satu boat house atau rumah kapal di wilayah Wohlensee, Selasa 31 Mei 2022.
Polisi Maritim Bern melaporkan dan memastikan bahwa berbagai komunitas di sepanjang bantaran sungai Aare telah terinformasikan dengan baik, untuk memperluas keterlibatan unsur masyarakat dalam upaya pencarian, seperti Klub Pendayung, Klub Pemancing, dan komunitas berkebun.
Namun Menurut perkiraan, kondisi cuaca di kota Bern pada beberapa hari ke depan diprediksi akan hujan, dengan badai di area pegunungan. Hal ini akan sangat mempengaruhi kondisi air di sungai Aare.
Polisi Maritim Bern akan melanjutkan pencarian intensif dengan metode yang sama dengan sebelumnya: patroli darat, perahu, drone.
Keputusan menggunakan penyelam sangat situasional karena kondisi alam yang tidak menentu.
Selain terus memantau secara dekat pencarian oleh Polisi Maritim, orang tua Eril, Ridwan Kamil beserta Atalia, juga terus melakukan usaha mandiri untuk memeriksa langsung beberapa titik-titik potensial di sepanjang bantaran sungai Aare.
Rute yang ditempuh oleh orang tua Eril termasuk rute darat dan beberapa rute perairan yang masih aman untuk dijelajahi manusia.
Diketahui Eril anak Ridwan Kamil hilang pada Kamis 26 Mei 2022 saat berenang bersama temannya.
Kedatangan Eril ke Swiss sendiri dalam rangka mencari tempat kuliah untuk melanjutkan pendidikan S2 nya.
Dari keterangan Dubes RI sendiri, kejadian orang tenggelam di sungai Aaree Swiss ini antara 15-20 kasus per tahun.
***