Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Marak Sapi PMK, Pimda PPI Jabar Berikan 10 Rekomendasi untuk Pemerintah

Andri Susanto•
Nasional

SuaraPantura.com - Ketua pimpinan daerah Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Jawa Barat, Ahmad Baehaqi Al Abrori berpandangan, perkembangan penyakit mulut dan kuku (PMK) di masyarakat yang sudah masuk di beberapa provinsi, kabupaten, kecamatan, bahkan desa berdasarkan sifatnya akan cepat penularannya dan 100% tertular apabila sudah ada salah satu terinfeksi.

Sebagai wujud kepedulian terhadap persoalan tersebut, pihaknya menyampaikan 10 poin krusial rekomendasi bagi pemerintah. 

Pertama, pemerintah perlu segera mempertimbangkan untuk menetapkan status wabah nasional agar ada penanganan yang serius.

Ke dua, BUMN dan BUMD  yang bergerak di bidang pangan agar benar-benar hadir memberikan solusi terhadap sapi-sapi hasil peternak rakyat sebagai antisipasi kemungkinan pasar rakyat yang tidak mampu menampung.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

"Ke tiga, rumah pemotongan hewan (RPH) kota yang jauh dari sentra produsen ruminansia dibuka seluas luasnya untuk pemotongan sapi PMK," tegas Baehaqi di Jakarta, Selasa 7 Juni 2022, malam.

Rekomendasi ke empat, sambung Baehaqi, agar pemerintah membuat kebijakan dengan skala prioritas vaksin di sentra pembibitan dan vaksin gratis untuk para peternak.

Ke lima, penting adanya kebijakan relaksasi pinjaman ternak, untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya masalah  sosial di tengah-tengah masyarakat.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Ke enam, memberi kepastian kepada perbankan atas persoalan force majeure, baik kompensasi kepada bank maupun kepastian pembiayaan selanjutnya.

Ke tujuh, angka kemiskinan dan kriminalitas dikhawarirkan meningkat  dikarenakan mata pencaharian yang mendadak hilang dan tidak mempunyai alternatif pemasukan.

"Pemerintah harus sesegera mungkin merecovery usaha ternak masyarakat terdampak," katanya.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Baehaqi menambahkan, Pemerintah secepatnya membuat instrumen pemulihan ekonomi nasional sektor peternak ruminansia, dengan memberikan stimulus yang tepat kepada yang terdampak.

Sembilan, pemerintah harus terus menerus kampanye bahwa makan daging dan susu dari sapi terjangkit PMK, tidak berbahaya bagi yang makan.

"Sepuluh, hentikan impor produk daging, kulit dan hewan dari sumber yang disinyalir sebagai penyebab PMK saat ini," tukasnya. ***

Tags:
#wabah#infeksi#pmk#penyakit mulut dan kuku
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…