SuaraPantura.com - Kerusuhan besar yang terjadi di Babarsari Yogyakarta terus menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Hingga Senin 4 Juli 2022 pukul 21.00 WIB, topik babarsari masih menjadi trending di media sosial Twitter.
Ternyata penyebab dari kerusuhan babarsari sepele.
Kronologi dari kejadian bentrok kerusuhan yang terjadi di Babarsari diduga berawal dari saudara Luis dan teman-temannya yang berjumlah 12 orang sedang melakukan karaoke di Glow Karaoke.
Mereka melakukan karaoke pukul 01.30 WIB, saudara Luis dan rombongan keluar room karaoke dan hendak meninggalkan tempat karaoke tersebut.
Kemudian, ada 6 anak buah dari Kece yang sedang bersantai ria di tempat duduk recepsionis/kasir melihat Luis dan kawan-kawannya keluar dari tempat karaoke.
Lantas, para anak buah Kece menanyakan kepada kasir perihal apakah mereka (Luis dkk) sudah membayar tagihan karaokenya?
Setelah itu, resepsionis yang bernama Cecilia menjawab pertanyaan tersebut, bahwa Luis dan teman-temannya belum membayar tagihan karaokenya.
Mendengar jawaban dari Cecilia, yang ternyata para rombongan Luis belum membayar, para anak buah Kece langsung mendatangi Luis dan kawan-kawannnya.
Setelah itu terjadilah keributan di depan dan di dalam Glow Karaoke. Di dalam kasir rombongan dari Luis pun melakukan perusakan 2 buah monitor PC dengan menggunakan sajam dan sesaat kemudian kedua robongan tersebut meninggalkan Karaoke Glow.
Tidak berhenti disitu, setelah meninggalkan Glow Karaoke, Luis kembali lagi dengan mengajak lebih banyak orang lagi, berjumlah 30 orang pada pukul 03.05.
Para rombongan Luis melakukan perusakan kaca depan Glow Karaoke dengan menggunakan sajam dan benda tumpul.
Akibat kejadian tersebut kaca bagian depan Glow Karaoke mengalami kerusakan parah.
Dan akhirnya keadaan semakin memburuk hingga terjadi perkelahian di tempat Glow Karaoke yang terjadi anatara kelompok di Babarsari, Sleman, Yogyakarta hingga saat ini.
***