SuaraPantura.com - Tersangka pencabulan santriwati di Jombang, Jawa Timur, bernama Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi sempat menghebohkan publik.
Ia dianggap terlalu banyak drama saat hendak ditangkap polisi, mulai dari bersembunyi hingga mengerahkan simpatisan untuk menghalang-halangi polisi.
Mas Bechi adalah salah satu pengurus pondok pesantren, sementara ayahnya yakni KH Moch. Muchtar Mu'thi adalah pimpinan ponpes yang juga dianggap ikut menghalangi proses penangkapan tersangka.
Dorongan hukuman kebiri dan sederet hukuman setimpal lainnya menjadi pembahasan nitizen di Indonesia.
Merenga meminta Mas Bechi dihukum seberat beratnya dan dikebiri.
Sementara Asisten pidana umum (Aspidum) pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur Sofyan SH MH menyatakan akan mempertimbangkan bahwa tuntutan hukuman kebiri apakah perlu diajukan pada MSAT atau tidak akan dilihat dari fakta persidangan nanti.
“ Nanti akan kita lihat fakta persidangan, apakah perlu diajukan tuntutan hukuman kebiri pada terdakwa atau tidak,” Ungkap Sofyan pada Jumat 8 Juli 2022.
Mas Bechi sendiri kini telah mendekam di tahanan Rutan Medaeng Surabaya dan menempati sel isolasi mandiri.
***