Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Spesifikasi Glock 17, Senjata Milik Bharada E Saat Baku Tembak Dengan Brigadir J di Rumah Kadiv Propam

Andri Susanto•
Nasional

SuaraPantura.com - Glock 17 adalah senjata yang digunakan Brigadir E saat baku tembak dengan Brigadir J di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

Peristiwa baku tembak Brigadir J oleh Bharada E menggunakan Glock 17 di kediaman Kadiv Propam Ferdy Sambo terjadi pada Jumat 8 Juli 2022.

Brigadir J akhirnya tewas setelah Bharada E menembakan Glock 17 miliknya dalam peristiwa baku tembak tersebut.

Spesifikasi Glock 17
Dilansir dari wikipedia, Glock 17 adalah pistol semi otomatis yang mempunyai julukan Safe Action Pistol oleh prosudennya pabrik senjata Glock GmbH yang berlokasi di Austria. Pistol Glock 17 ini adalah generasi pertama pistol Glock berbahan polymer ringan.

Meskipun pada awalnya pistol ini ditolak pasar karena dianggap pistol yang berbahan polimer ringan itu adalah "Pistol plastik" yang memiliki masalah dalam daya tahan dan kehandalan, namun akhirnya malah menguasai 65% pangsa pasar pistol untuk penegak hukum di Amerika Serikat.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Mekanisme pengoperasian pistol Glock 17 adalah pistol semi otomatis rekoil pendek dengan menggunakan peluru kaliber 9 mm. Pistol ini menggunakan sistem cam-lock milik Browning yang dimodifikasi dari pistol berkekuatan tinggi.

Mekanisme penguncian senjata api ini memanfaatkan per barel, dengan sebuah pengunci loading peluru persegi panjang ke port ejeksi dalam slide. Selama tekanan rekoil mundur, laras yang ikut bergerak ke belakang awalnya terkunci bersamaan dengan slide sekitar 3 mm hingga peluru meninggalkan laras (ditembakan) dan tekanan ruang chamber kembali turun ke tingkat yang aman.

Sebuah mekanisme penggenjot dibawah laras yang berinteraksi dengan sitem penguncian yang ada pada rangka pistol, memaksa laras berpisah dari slide. Hal ini memaksa laras terhenti didepan sementara slide kembali mundur dan membuang selonsong peluru akibat hentakan rekoil. Maju mundurnya slide dan daur anti rekoil ini adalah karakteristik sitem Browning.

Peluru: 9×19mm Parabellum (Glock 17, 18, 19, 26, 34)
Mekanisme: rekoil pendek
Kecepatan peluru: 375 m/s (1.230 ft/s)
Jarak efektif: 50 m (55 yd)
Amunisi: Magazen kotak
Alat bidik: Pisir depan tetap, pisir belakang memiliki Tritium-illuminasi untuk penglihatan malam

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Kronologi
Diketahui peristiwa tersebut bermula saat Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dimana isteri Ferdy Sambo berada di dalam kamar.

Ternyata Brigadir J bermaksud melakukan tindakan pelecehan, bahkan dikabarkan sempat menodongkan senjata apinya ke arah isteri Kadiv Propam Polri.

Saat itulah isteri Ferdy Sambo berteriak. Mendengar teraiakan tersebut Bharada E yng berada di lantai atas turun untuk mengecek.

Saat masih di pertengahan tangga, Brigadir J keluar dari kamar. Saat Bharada E bertanya tentang teriakan tersebut, Brigadir J malah melepaskan tembakan ke arah Bharada E.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Akhirnya terjadi baku tembak yang kemudian menyebabkan tewasnya Brigadir J oleh Bharada E.

Kadiv Propam Tak di Tempat
Diketahui Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo tak berada di kediaman saat terjadi baku tembak.

Saat itu irinya sedang berada di luar rumah guna melakukan tes PCR Covid-19.

Jenis Senjata
Glock 17 adalah senjata yang digunakan oleh Bharada E dengan spesifikasi Glock 17 seperti tertulis di atas, sedangkan Brigadir J menggunakan HS 9.

Bharada E merupakan anggota Brimob yang bertugas melakukan pengawalan. Brigadir J sendiri adalah anggota Bareskrim Polri bertugas sebagai sopir isteri Kadiv Propam Polri.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara diketahui Brigadir J tewas dengan tujuh luka tembak masuk. Enam di antaranya luka tembak tembus dan satu proyektil bersarang di dada.***

 
Tags:
#penembakan#polri#senjata#pelecehan#bareskrim#ferdy sambo#spesifikasi#baku tembak#kadiv propam#glock 17#brigadir j#bharada e#hs 9
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…