SuaraPantura.com - HS 9 adalah senjata yang digunakan Brigadir J saat baku tembak dengan Bharada E di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.
Peristiwa baku tembak Brigadir J menggunakan HS 9 dengan Bharada E yang menggunakan Glock 17 terjadi di kediaman Kadiv Propam Ferdy Sambo terjadi pada Jumat 8 Juli 2022.
Brigadir J yang menggunakan HS 9 akhirnya tewas setelah Bharada E menembakan Glock 17 miliknya dalam peristiwa baku tembak tersebut.
Spesifikasi HS 9
Dilansir dari makalah-nkpn.com, HS 9 merupakan Pistol Semi Otomatis yang diproduksi oleh HS Produkt berasal dari kroasia.
Senjata HS-9 digunakan di jajaran Korps Brimob Polri untuk memperkuat persenjataan unit khusus mereka seperti unit CRT (crisis response team) lawan teror dan unit GAG (Gerilya anti Gerilya) dan penugasan Internasional Polri di PBB dalam misi Formed Police Unit (FPU) di Sudan.
- Panjang barel: 102,5 mm (panjang laras opsional: laras 3” dan 5”)
- Tinggi: 140 mm/4" & 5" 120 mm/3"
- Senapan barel: 6 alur, 1 putaran dalam 250mm
- Berat Tanpa Megazin: 705g (4”/ kal. 9x19mm), 760g (4”/ kal. .40 S&W), 750g ( 4”/ kal. .45ACP), 735g (4” / kal. .357 SIG), 667g( 3”kal.9x19mm), 750g (5”kal.9x19mm)
- Berat Magazine: 85g (kal. 9x19mm), 85g (kal. .40), 99g (kal. .45ACP), 88g (kal. .357 SIG)
- Kapasitas Megazine: 16 rds.(kal. 9x19mm), 12 rds. (kal. .40, kal. .357 SIG), 13 rds. (kal. .45ACP)
- Tarik pemicu: 2,5 - 3kg
HS 9 memiliki beberapa fitur, di antara egangan non-slip ramah pengguna beralur dengan sandaran jempol dan pelindung pemicu gaya tempur. Kemudian sistem rel untuk laser dan cahaya taktis.
Selain itu juga tetap efektif saat digunakan di bawah air hingga kedalaman 3 meter, serta berkerangka bahan polimer yang sangat ringan.
Kronologi Peristiwa Baku Tembak
Diketahui peristiwa tersebut bermula saat Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dimana isteri Ferdy Sambo berada di dalam kamar.
Ternyata Brigadir J bermaksud melakukan tindakan pelecehan, bahkan dikabarkan sempat menodongkan senjata apinya ke arah isteri Kadiv Propam Polri.
Saat itulah isteri Ferdy Sambo berteriak. Mendengar teraiakan tersebut Bharada E yng berada di lantai atas turun untuk mengecek.
Saat masih di pertengahan tangga, Brigadir J keluar dari kamar. Saat Bharada E bertanya tentang teriakan tersebut, Brigadir J malah melepaskan tembakan ke arah Bharada E.
Akhirnya terjadi baku tembak yang kemudian menyebabkan tewasnya Brigadir J oleh Bharada E tujuh luka tembak masuk dan enam luka tembak tembus dan satu proyektil bersarang di dada.
Kadiv Propam Tak di Tempat
Diketahui Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo tak berada di kediaman saat terjadi baku tembak.
Saat itu irinya sedang berada di luar rumah guna melakukan tes PCR Covid-19.
Jenis Senjata
HS 9 adalah senjata yang digunakan oleh Brigadir J dengan spesifikasi HS 9 seperti tertulis di atas, sedangkan Bharada E menggunakan senjata jenis pistol Glock 17..
Bharada E merupakan anggota Brimob yang bertugas melakukan pengawalan. Brigadir J sendiri adalah anggota Bareskrim Polri bertugas sebagai sopir isteri Kadiv Propam Polri.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara diketahui Brigadir J tewas dengan tujuh luka tembak masuk. Enam di antaranya luka tembak tembus dan satu proyektil bersarang di dada.***