SuaraPantura.com - Relawan TEGAP (Teman Gerakan Andika Perkasa) menyatakan dukungan untuk Jenderal TNI Andika Perkasa pada Pemilihan Presien (pilpres) 2024 yang akan datang.
Deklarasi pernyataan dukungan tersebut digelar relawan TEGAP di Monumen Nasional (Monas) pada Minggu 17 Juli 2024, pagi.
Ketua Relawan TEGAP Albert Timothy mengatakan ia bersama rekan relawan lainnya telah menemukan pilihannya untuk dicalonkan sebagai presiden pada Pilpres 2024.
"Kita tidak dibenarkan mengeluh, kerja untuk menghebatkan Indonesia, tetap harus berlanjut. Dan, saya meyakini setelah melihat, menimbang dan akhirnya memutuskan untuk mendukung Jenderal TNI Muhammad Andika Perkasa, agar nanti jadi Presiden RI," ujar Albert Timothy, Minggu 17 Juli 2022 di Monumen Nasional, DKI Jakarta.
Tak sekedar wacana, pria asal Manado ini memperjuangkan harapannya dengan mengumpulkan pemuda-pemudi Indonesia dari berbagai daerah, suku, agama dan budaya. Kemudian, dengan tekad yang bulat membentuk sebuah wadah relawan yang diberi nama Teman Gerakan Andika Perkasa, disingkat TEGAP.
"Ya, TEGAP akan jadi wadah juang. Maka, teman-teman juang kita telah berkumpul dan bersatu padu serta sepakat hadir dan bergerak bersama TEGAP, untuk menyampaikan pesan hebat kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa Jenderal TNI Muhammad Andika Perkasa, adalah sosok yang akan mampu melanjutkan pembangunan Indonesia kedepannya," ungkap Albert.
"Selain itu, Jenderal Andika Perkasa adalah sosok pemersatu, yang akan meleburkan kubu yang disebut kampret maupun cebong, dampak dari Pilpres sebelumnya. Karena Indonesia ini sudah final Binneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi satu jua," tambahnya.
Selain Albert Timothy yang menjadi Ketua DPN Tegap, hadir pula Sekjen DPN TEGAP Gregorius UPI yang merupakan seorang advokat dan cukup dikenal dikalangannya dan mahir dalam bidangnya tersebut.
TEGAP dilahirkan ke tengah publik dengan gerakan yang sederhana namun bermakna dan menyimbolkan perjuangan yang kokoh. TEGAP melakukan longmarch yang diawali dari Patung Jenderal Sudirman, berlanjut ke Bundaran Hotel Indonesia dan finish di Monumen Nasional (Monas).
Di Monas, TEGAP mengumumkan pernyataan bersama mereka, yang dibacakan oleh Gregrorius UPI dan diikuti oleh seluruh relawan yang hadir. TEGAP pun lahir dan akan bergerak TSM (Terstruktur, Sistematis dan Masif) hingga pesta demokrasi itu diselenggarakan; Pilpres 2024.
"Kami sudah yakin. Kami akan menguatkan hati rakyat Indonesia dan membisikkan dari pintu ke pintu, di udara dan berbagai saluran lainnya bahwa Jenderal Muhammad Andika Perkasa, akan jadi Presiden RI yang menghebatkan," pungkas Albert Timhoty, dengan yakin.***