Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Larung Sesaji Labuh Kali Awali Perhelatan Festival Kali Brantas Malang

Andri Susanto•
Nasional

SuaraPantura.com - Kota Malang memiliki 7 kampung tematik yang dilintasi sungai Brantas. Setidaknya 7 kampung tematik tersebut menjadikan sungai Brantas sebagai episentrum untuk berinteraksi sekaligus ruang pamer bagi warganya.

Sebagai wujud kepedulian, berbagai institusi, komunitas, seniman dan budayawan melakukan gerakan kampanye publik bertajuk Festival Kali Brantas. Pelbagai rangkaian event digelar dari tanggal 24-27 Juli 2022.

Penggagas Festival Kali Brantas, Isa Wahyudi mengatakan, dalam Festival Kali Brantas 2022 ini banyak rangkaian event yang akan digelar dengan melibatkan banyak seniman dan budayawan, serta komunitas. Adapun untuk hari pertama, Minggu, 24 Juli 2022 digelar Larung Sesaji labuh Kali Brantas.

"Ini bisa dibilang kegiatan yang tergolong langka dan mungkin pertama kalinya dilakukan di kota Malang untuk larung sesaji labuh Kali," kata Isa Wahyudi di Malang, pekan lalu.

Isa Wahyudi yang beken disapa Ki Demang menjelaskan, Larung Sesaji melibatkan 40 penari dengan membawa wadah terbuat dari keramik yang di dalamnya terdapat ikan.

"Sebagaimana namanya yang terkenal Dinoyo sebagai kampung keramik, nantinya ikan-ikan yang merupakan endemik sungai Brantas akan dilepaskan di sungai Brantas," ujarnya.

Suami Meninggal, Klaim Asuransi KPR 4 Tahun Tak Tuntas: BTN Malah Tagih Denda Rp10 Juta kepada Ahli Waris!
Baca Juga · Nasional
Suami Meninggal, Klaim Asuransi KPR 4 Tahun Tak Tuntas: BTN Malah Tagih Denda Rp10 Juta kepada Ahli Waris!

Kemudian, para penari berjalan pawai dari pabrik keramik menuju sungai Brantas sambil diiringi gamelan dari kampung Satrio Turonggo Jati Celaket. Mereka, sambung Ki Demang, menarikan gerakan Larung Sesaji Labuh Kali dengan koreografer Endra Zulaifah selaku pimpinan sanggar seni Denendar Malang.

"Iringan gamelan menambahkan suasana sangat khidmat dan penonton seakan larut dalam kekhidmatan tarian dan doa Larung Sesaji Labuh Kali," katanya.

Selanjutnya, mereka berjalan dari atas lereng menuju ke bibir sungai Brantas, mantra-mantra dan doa dibacakan oleh Ki Demang.

Tampak sesajen berupa cok bakal, kembang setaman, jenang sengkolo jenang palang menjadi pelengkap upacara larung sesaji labuh kali yang menjadi penanda menjelang peringatan hari sungai Nasional.

Ki Demang menjelaskan larung sesaji ini sebagai ungkapan membuang kesialan malapetaka dan bahaya yang setiap saat dialami oleh kita dan lingkungan kita.

RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Kekuasaan? Advokat Bongkar Pasal Rawan dan Celah Penyalahgunaan Wewenang
Baca Juga · Nasional
RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Kekuasaan? Advokat Bongkar Pasal Rawan dan Celah Penyalahgunaan Wewenang

"Dengan melepas ikan ke habitat yang sesungguhnya itu berarti bahwa manusia secara sadar dan ikhlas mengembalikan sesuatu ke habitatnya, kata Ki Demang yang merupakan Ketua Forkom Pokdarwis kota Malang.

Budayawan Mbah Yongki Irawan yang didaulat memberikan orasi kebudayaan, dilanjutkan dengan Tapa Kungkum. Yongki Irawan mengatakan bahwa kungkum adalah ajaran leluhur yang cukup purba, lalu kembali disebarkan oleh para pinisepuh dalam lelakunya di tlatah Jawa.

Tapa Kungkum dipercaya tidak hanya berefek membangun intuisi. Namun juga membangun kekuatan fisik agar lebih kuat dan tahan terhadap serangan penyakit.

Festival Kali Brantas
Festival Kali Brantas — dok. Istimewa

"Pada saat kungkum (berendam), pesan negatif tersebut terkikis pelan namun pasti dan selalu diulangi kembali agar mendapatkan perasaan nyaman, plong (lega) tanpa beban apapun," kata Yongki Irawan.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Ki Demang menambahkan, Larung Sesaji Labuh Kali ini mengajarkan kemenyatauan antara alam air dengan manusia.

Kepala Disporapar kota Malang, Dr. Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, rangkaian event Festival Kali Brantaa merupakan event menarik yang bernuansa budaya sebagai wujud pelestarian tradisi masyarakat Jawa yang terus di uri-uri.

"Saya berharap event ini bisa menjadi agenda tahunan yang merupakan ciri khas Kota Malang dan rintisan ini jika ada peningkatan yang menarik maka bisa menjadi event wonderful Indonesia," kata Ida yang juga Plt. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Malang.

Festival Kali Brantas di 7 Kampung Tematik Kota Malang sore harinya dilanjutkan dengan Petik Tirto Amerto di Kampung Grabah Penanggungan. Berikutnya, kegiatan Kampanye Bersih Kaliku Putih Kampungku, di Kampung Putih Klojen pada hari Senin 25 Juli 2022.

Hari Selasa 26 Juli 2022, event Parade Brantas Sungaiku, Arema Kampungku, di Kampung Biru Arema dan puncak Peringatan Hari Sungai Nasional pada 27 Juli Gugur Gunung Metri Kali Brantas, di Kampung Tridi Kesatrian dilanjutkan dengan Warna Warni Nyadran Kali Brantas, di Kampung Warna Warni Jodipan dan event pamungkas event Damar Kambang Suluh Kali Brantas, di Kampung Lampion Jodipan.***

Tags:
#malang#festival#jawa timur#sesaji#larung#kali brantas
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…