SuaraPantura.com - Tabiat Ahmad Mumtaz Rais kini terungkap setelah resmi bercerai dengan sang istri yang merupakan putri dari Zulkifli Hasan, Futri Zulya Safitri.
Ahmad Mumtaz Rais yang merupakan mantan Anggota DPR RI Periode 2009-2014.
Ahmad Mumtaz Rais sendiri telah resmi bercerai dengan Futri Zulya Savitri pada bulan Mei 2022.
Putra kedua mantan Ketua MPR Amien Rais itu ternyata melakukan penganiayaan dan penyiksaan, hingga kerap mengonsumsi minuman keras.
Hal ini terungkap dalam replik yang disampaikan pihak Futri Zulya dalam sidang cerai yang berlangsung beberapa waktu lalu di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Dalam replik tersebut, disebutkan bahwa Ahmad Mumtaz memiliki kondisi kejiwaan yang tidak stabil.
Selain itu, putri Ketua MPR RI Zulkifli Hasan itu juga menyampaikan bahwa Ahmad Mumtaz kerap mengonsumsi alkohol, dan hal ini dibuktikan persidangan oleh Futri Zulya dengan menyertakan barang bukti berupa pembelian minuman keras dari berbagai merek.
Mulai dari minuman keras merek Jose Cuervo Especial Silver Tequila, Baileys The Original Irish Cream, hingga Jack Daniels Tennese Honey Whisky,
Dampak dari kebiasaan itu rupanya berimbas pada emosional yang berujung pada cek-cok di antara Mumtaz dan Futri.
Soraya Mohamad Ali selaku ibu kandung dari Futri Zulya Savitri membenarkan bahwa menantunya, Ahmad Mumtaz Rais memiliki sifat emosional, temperamental dan sering meminum minuman keras.
Jika sedang marah, sering mengeluarkan kata-kata kotor, menyebut nama-nama binatang dan melempar barang-barang yang ada di dekatnya.
Saksi berikutnya adalah sopir pribadi Futri Zulya Savitri yang tidak disebutkan namanya. Ia mengaku sering melihat majikannya bertengkar bahkan akibat masalah sepele seperti kemacetan lalu lintas.
Satu di antaranya ketika dari Kemang, Jakarta Selatan, hendak menuju kediaman orangtua Futri Zulya Savitri di kawasan Cipinang, Jakarta Timur.
Ahmad Mumtaz Rais disebut melampiaskan kemarahannya dengan melempar botol air mineral ke arah istrinya sampai mengenai anak-anak mereka.
Tak sanggup lagi mendapat siksaan jasmani dan rohani, Futri memutuskan mengajukan gugatan cerai ke pengadilan agama.
Perempuan dua anak itu tak sanggup harus menjalani kehidupan rumah tangga yang tak harnonis dengan Mumtaz.
"Mana ada orang yang sanggup bertengkar setiap hari, mengalami siksaan, dan perbuatan negatif lainnya," ungkap dalam keterangan di dokumen tersebut.
***