SuaraPantura.com - Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) merupakan partai yang didirikan oleh loyalis Anas Urbaningrum.
Ketua Umum PKN, I Gede Pasek Suardika menyatakan bahwa peluang Anas Urbaningrum bergabung ke partainya terbuka lebar.
Bahkan, Anas dipersilakan memilih jabatan apa pun di PKN usai dinyatakan bebas masa hukuman dari Lapas Sukamiskin.
"Gampanglah itu, tinggal Mas Anas mau minta di mana pun itu bagi kita tidak ada masalah," kata Pasek pada Selasa 2 Agustus 2022.
PKN akan mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 hari ini, Selasa, 2 Agustus 2022.
Sebelum menjadi ketua umum PKN, Pasek menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Hanura.
Pada Oktober 2021, ia mundur dari partai tersebut dan mendirikan PKN.
Pasek merupakan mantan politikus Partai Demokrat di bawah Anas pada 2010.
Pasek mendirikan PKN pada akhir 2021 silam.
PKN telah dinyatakan sah dan memiliki badan hukum oleh Kemenkumham.
Kantor Pimpinan Nasional PKN beralamat di Jalan Ki Mangunsarkoro No.16A, Menteng, Jakarta Pusat.
PKN berdiri pada 28 Oktober 2021 bertepatan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Partai ini sebelumnya bernama Partai Karya Perjuangan yang terdaftar pada 2008 berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: M.HH-23.AH.11.01 Tahun 2008 tertanggal 3 April 2008.
Partai itu kemudian dideklarasikan ulang dengan nama baru Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) di Jakarta pada 28 Oktober 2021.
Perubahan nama baru menjadi Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) ditetapkan di Jakarta dalam Musyawarah Nasional Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) yang diselenggarakan pada tanggal Kamis 28 Oktober 2021, sekaligus juga menetapkan pembaruan bendera/lambang dan penyesuaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART).
Gede Pasek Suardika menyatakan bahwa partai ini dibentuk untuk memperjuangkan gagasan.
"penguatan wawasan nusantara dalam praktik pemerintahan". Ungkapnya.
***