Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Kronologi Camat Perempuan di Kota Payakumbuh dicopot Gegara Ikut Tren Citayam Fashion Week

Andri Susanto•
Nasional

SuaraPantura.com - Seorang Camat Perempuan di Kota Payakumbuh Sumatera Barat dikabarkan dipecat dari jabatannya setelah ikutan tren Citayam Fashion Week.

Kabar Camat Perempuan di Kota Payakumbuh dipecat setelah ikutan tren Citayam Fashion Week ini menyebar di media sosial.

Info Camat Perempuan di Kota Payakumbuh yang dipecat setelah ikutan tren Citayam Fashion Week ini diunggah oleh akun Tik Tok @dewi.centong.

Pemilik akun TikTok @dewi.centong itu bercerita karirnya hancur setelah MUI Kota Payakumbuh mengomentari unggahan catwalknya.

"Aku seorang camat di kota Payakumbuh Sumatera Barat pernah ikutan membuat video viral ala2 Citayam Fashion Week dengan nama Payakumbuh Fashion Week maksud hati hanya sebagai konten2 biasa aja, tanpa ada maksud melanggar norma2 agama atau adat istiadat Minang Kabau kemudian di komenlah oleh salah satu lembaga MUI Kota Payakumbuh" ucapnya.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Menurut Dewi MUI Kota Payakumbuh tidak objektif memberhentikan dirinya hanya karena konten semata.

"Mulai dari komen MUI itulah malapetaka itu hadir karir yang aku bangun sekian lama hancur hanya gara2 komen MUI yang sangat tidak objektif. Dengan melaporkan aku ke walikota Payakumbuh dan akhirnya aku diberhentikan menjadi camat di Payakumbuh Timur terimakasih MUI kota Payakumbuh sudah membuat hancur semua impian aku" sambungnya.

MUI Kota Payakumbuh membuat komentar yang menuding camat itu telah melanggar norma dan adat istiadat Kota Payakumbuh. Dewi pun dinilai tidak menaati hukum Islam.

"Jika ibu bermaksud untuk mempromosikan Tenun Balai Panjang, maka tidaklah dengan cara "murahan" ala anak-anak Citayam itu pakaian Bundo Kanduang di Ranah Minang ini dipromosikan," tulis pihak MUI Kota Payakumbuh sebagai keterangan saat mengunggah ulang konten Dewi Centong.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Dewi kemudian mencurahkan isi hatinya melalui media sosial usai dirinya diberhentikan.

"Karier yang aku bangun sekian lama hancur hanya gara-gara komen MUI yang sangat tidak objektif," kritik Dewi.

"Dengan melaporkan aku ke Walikota Payakumbuh dan akhirnya aku di berhentikan jadi Camat di Payakumbuh Timur."

"Terima kasih MUI Kota Payakumbuh, sudah membuat hancur semua impian aku. Tapi yang anehnya daerah lain di Sumatera Barat yang membuat video seperti ini tidak di komen sama sekali," sambung Dewi.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Itulah kronologi Camat Perempuan di Kota Payakumbuh yang dipecat setelah ikutan tren Citayam Fashion Week.

Kini kabar Camat Perempuan yang dipecat tersebut telah menyebar luas melalui berbagai saluran media.

Setelah viralnya pemberitaan sang camat yang dipecat karena konten ala Citayam Fashion Week, Dewi Centong kini menggembok akun TikTok dan Instagram-nya.***

Tags:
#sumatera barat#tren#dipecat#kota payakumbuh#camat perempuan#citayam fashion week
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…