SuaraPantura.com - Info hoax atau kabar hoaks maupun disinformasi hampir setiap hari dapat kita temui terutama yang bersumber dari media sosial dalam berbagai platform.
Banyak info hoax atau kabar hoaks serta disinformasi tentu menyesatkan dan menggiring opini publik ke arah negatif.
Menyebarnya info hoax atau kabar hoaks serta disinformasi ini tentu saja sangat merugikan. Berikut rekapan isu hoax yang kami rangkum dari laporan Kominfo.
Monkeypox Hanya Beredar di Negara yang Mendistribusikan Vaksin Pfizer
Beredar postingan berupa gambar perbandingan dua buah peta disertai dengan narasi yang mengklaim bahwa wabah Monkeypox terbaru hanya terjadi di negara yang telah memberikan Vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech.
Unggahan itu juga mengklaim bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menerima satu pun laporan tentang Monkeypox dari negara yang tidak memberikan Vaksin Pfizer-BioNTech.
Dilansir dari factcheck, tidak ada bukti yang menghubungkan virus Monkeypox atau cacar monyet dengan vaksin Covid-19. Pada 9 Agustus 2022, sebagian besar negara yang memberikan Vaksin Pfizer-BioNTech belum mencatat adanya kasus cacar monyet.
Sebaliknya, beberapa negara termasuk India, Rusia, dan Venezuela telah melaporkan kasus cacar monyet di mana Vaksin Pfizer-BioNTech belum didistribusikan.
Adapun gambar dua peta yang diunggah sama sekali tidak berkaitan satu sama lain. Peta bagian atas menunjukkan negara-negara yang telah melaporkan kasus cacar monyet sejak Mei 2022.
Sementara peta di bagian bawah dimaksudkan untuk menunjukkan negara-negara di mana Vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19 telah disetujui untuk digunakan.
Demikian info hoax atau kabar hoaks maupun disinformasi yang kami dapat dari rekap laporan isu hoaks dari Kominfo.
Berhati-hati dan waspada terhadap informasi yang tidak memiliki dasar dan tidak berdasarkan fakta.
Kita dapat ikut membendung info hoax dengan menyebarkan kebenaran dari kabar hoaks yang beredar.***