Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Info Hoax dan Kabar Hoaks: Suku Dayak Ngamuk, Rebut Sabah dan Sarawak dari Pelukan Malaysia

Andri Susanto•
Nasional

SuaraPantura.com - Info hoax atau kabar hoaks maupun disinformasi hampir setiap hari dapat kita temui terutama yang bersumber dari media sosial dalam berbagai platform.

Banyak info hoax atau kabar hoaks serta disinformasi tentu menyesatkan dan menggiring opini publik ke arah negatif.

Menyebarnya info hoax atau kabar hoaks serta disinformasi ini tentu saja sangat merugikan. Berikut rekapan isu hoax yang kami rangkum dari laporan Kominfo.

Suku Dayak Ngamuk, Rebut Sabah dan Sarawak dari Pelukan Malaysia

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Beredar di media sosial Facebook, sebuah unggahan kompilasi video yang memperlihatkan atraksi suku Dayak dan suasana negara Malaysia.

Unggahan itu disertai dengan klaim bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian suku Dayak yang mengamuk dan ingin merebut Sabah serta Sarawak dari pelukan Malaysia.

Narator dalam video tersebut juga menyampaikan narasi tentang islamisasi yang menjadi ancaman serius di Malaysia dan melahirkan protes dari suku Dayak Iban.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Faktanya, video dengan narasi yang menyebutkan suku Dayak mengamuk dan ingin merebut Sabah serta Sarawak dari pelukan Malaysia adalah keliru.

Video suku Dayak tersebut tidak terkait dengan narasi yang terdapat di dalamnya. Video tersebut berisi kompilasi dari video unjuk rasa Aliansi Dayak Bersatu menolak masuknya transmigrasi di Kalimantan Tengah dan atraksi suku Dayak dalam Pekan Gawai Dayak di Sintang, Kalimantan Barat.

Demikian info hoax atau kabar hoaks maupun disinformasi yang kami dapat dari rekap laporan isu hoaks dari Kominfo.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Berhati-hati dan waspada terhadap informasi yang tidak memiliki dasar dan tidak berdasarkan fakta.

Kita dapat ikut membendung info hoax dengan menyebarkan kebenaran dari kabar hoaks yang beredar.***

 
Tags:
#berita#hoax#malaysia#hoaks#kalimantan#info#kabar#dayak#serawak
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…