SuaraPantura.com - Keberanian pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dalam mengungkap kasus kini menuai sorotan.
Pasalnya Ia berhasil mengungkap kasus rumit dan besar yang meibatkan para petinggi Polri.
Ternyata mentalitasnya yang berani itu merupakan buah dari proses panjang dan perjuangannya di masa lalu.
Sehingga teror-teror sekalipun seolah tak mempan untuk menghadang langkahnya.
Kamaruddin Simanjuntak berprofesi sebagai advokat, pengacar, dan politikus yang berasal dari Tapanuli, Sumatra Utara (Sumut).
Berasal dari keluarga yang sederhana, Kamaruddin Simanjuntak lahir di Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumut, pada 21 Mei 1974.
Kamaruddin Simanjuntak sudah malang melintang sebagai seorang pengacara.
Sepenggal kisahnya di masa lalu pun akhirnya terungkap. Kamaruddin Simanjuntak diketahui pernah mengalami teror besar saat dirinya sedang menangani sebuah kasus.
Tepatnya pada tahun 2016 saat dirinya sedang menjadi kuasa hukum dari putri Soekarno, ia mengalami kejadian tak terduga.
Kejadian ini bahkan melebihi teror, yakni perlakuan tak manusiawi yang dialaminya.
Dia mengaku bahwa saat itu anak dan istrinya pernah dibakar hidup-hidup oleh orang yang tak dikenal.
Saat itu istrinya baru saja keluar dari rumah dengan mobil sejauh 400 meter, namun tiba-tiba dibakar begitu saja.
"Waktu saya bela Putri Soekarno dulu, saya lagi bicara seperti ini di hadapan rapat itu membela para tersangka itu, istri saya baru jalan pagi 400 meter dari rumah, baru keluar rumah dibakar istri saya dan anak saya," jelasnya.
***