SuaraPantura.com - Berikut profil Antonius NS Kosasih atau Antonius Nicholas Stephanus Kosasih alias ANS Kosasih Dirut PT Taspen yang disebut Kamaruddin Simanjuntak kelola dana Rp300 triliun.
Nama dan profil Antonius NS Kosasih atau Antonius Nicholas Stephanus Kosasih alias ANS Kosasih Dirut PT Taspen ramai diperbincangkan setelah disebut Kamaruddin Simanjuntak.
Berikut profil Antonius NS Kosasih atau Antonius Nicholas Stephanus Kosasih alias ANS Koasasih Dirut PT Taspen yang disebut oleh Kamaruddin Simanjuntak.
Antonius NS Kosasih lahir di Jakarta pada tanggal 12 Juli 1970. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Ekonomi di Universitas Gajah Mada. Kemudian mendapat gelar Master Manajemen Keuangan dan Investasi dari IPMI Jakarta.
Antonius Nichlas Stephanus Kosasih alias ANS Kosasih pernah menjabat Direktur SDM dan Umum PT Transportasi Jakarta (2014-2016), Komisaris Utama PT Wika Realty (2016-2017), Direktur Keuangan PT Wijaya Karya (2016-2019).
Antonius NS Kosasih ditunjuk sebagai Direktur Utama Taspen melalui Surat Keputusan Menteri BUMN pada tanggal 17 Januari 2020.
Kala itu dirinya menggantikan Iqbal Latanro, di mana sebelum menjabat sebagai Direktur Utama Taspen, dirinya menjabat sebagai Direktur Investasi Taspen.
Biodata Antonius NS Kosasih
Nama lengkap: Antonius Nicholas Stephanus Kosasih
Tempat lahir: Jakarta
Tanggal lahir: Jakarta, 12 Juli 1970
Agama: Katolik
Pendidikan:
Sarjana Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, 1992
Magister Manajemen Keuangan dan Investasi, Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI), 2006
Karir
Direktur Utama PT TASPEN (Persero) (2020-sekarang)
Direktur Investasi PT TASPEN (Persero) (2019 - 2020)
Direktur Keuangan PT WIJAYA KARYA (Persero) (2016 - 2019)
Komisaris Utama PT WIKA REALITY (2016-2017)
Direktur Utama PT TRANSPORTASI JAKARTA (TRANSJAKARTA) (2014-2016)
Demikian profil Antonius NS Kosasih atau Antonius Nicholas Stephanus Kosasih alias ANS Kosasih Direktur Utama PT Taspen yang disebut Kamaruddin Simanjuntak.
Kamaruddin Simanjuntak dalam jumpa persnya mengatakan dana Rp300 triliun yang ia sebutkan, dikelola oleh ANS Kosasih melalui beberapa wanita.
"Wanita - wanita ini di taruh di apartemen, salah satunya Wang Residence Jakarta Barat. Wanita-wanita ini dititipi uang dengan cara uang yang 300 Triliun diinvestasikan lalu ada cashback," ujar Kamaruddin.***