SuaraPantura.com - Nama Dirut PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih atau Antonius NS Kosasih alias ANS Kosasih ramai diperbincangkan setelah namanya disebut oleh Kamaruddin Simanjuntak.
Kamaruddin menyebut Dirut PT Taspen Antonius NS Kosasih atau ANS Kosasih mengelola dana capres Rp300 triliun melalui beberapa wanita.
Dirut PT Taspen Antonius NS Kosasih alias ANS Kosasih melalui kuasa hukumnya membantah tudingan Kamaruddin Simanjuntah soal dana capres Rp300 triliun tersebut.
Dirut PT Taspen Antonius NS Kosasih ditunjuk sebagai Dirut PT Taspen memalui Surat Keputusan Menteri BUMN pada tanggal 17 Januari 2020.
Kala itu Antonius NS Kosasih menggantikan Iqbal Latanro yang kini menjadi komisaris Independen Bank Tabungan Negara (BTN).
Saat penunjukkan Antonius NS Kosasih menjadi Dirut PT Taspen, Staf Ahli Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan alasan perombakan direksi PT Taspen adalah untuk penyegaran.
Dirinya juga dengan tegas menampik bila ada masalah dalam internal PT Taspen.
Nyatanya pada Februari 2022 yang lalu Iqbal Latanro dipanggil sebagai saksi pada kasus dugaan korupsi pengelolaan dana investasi di PT Asuransi Jiwa Taspen sejak 2017 sampai 2020.
Nama Dirut PT Taspen Antonius NS Kosasih kini banyak diperbincangkan setelah disebut oleh Kamaruddin Simanjuntak mengelola dana capres Rp300 triliun.
Melalu kuasa hukumnya, Dirut PT Taspen membantah tudingan tersebut dan akan mengambil langkah hukum terkait tuduhan Kamaruddin Simanjuntak.
Pengacara PT Taspen Yusril Ihza Mahendra juga buka suara terkait tudingan Kamaruddin Simanjuntak.***