SuaraPantura.com - Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo telah menjalani sidang kode etik pada Kamis, 25 Agustus 2022 lalu.
Tersangka kasus pembunuhan Brigadir J ini menjalankan Sidang Kode Etik di Gedung TNCC, Mabes Polri Jakarta selama 18 jam.
Dalam sidang kode etik yang berlangsung selama 18 jam tersebut menetapkan Ferdy Sambo mendapat putusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat atau PTDH.
Pertimbangan pemecatan Sambo tersebut karena melihat perilakunya yang tidak mencerminkan abdi negara.
Namun Ferdy Sambo langsung mengajukan gugatan usai dipecat dari Polri.
Ada banyak hal yang menjadi sorotan dalam sidang kode etik Ferdy Sambo tersebut. Mulai dari kegiatan yang disiarkan langsung, namun tidak disertakan suaranya.
Hal itu membuat publik bertanya-tanya tentang apa yang dibicarakan oleh Ferdy Sambo dan pimpinan sidang.
Selain itu, kehadiran seorang Polwan yang ada di ruang sidang tersebut turut menjadi sorotan.
Pasalnya, setelah Sambo diberhentikan dan keluar dari ruang sidang, seorang Polwan yang ada di tempat duduk hadirin nampak mengusap matanya.
Hingga saat ini belum diketahui apakah Polwan tersebut tengah menangis, atau memang hanya sekadar mengusap mata.
Kendati demikian, video tersebut sudah terlanjur beredar luas, dan menimbulkan berbagai spekulasi bagi publik.
Sosok Polwan tersebut masih belum diketahui identitasnya, hingga membuat publik penasaran. Apalagi video tersebut juga beredar di berbagai akun gosip media sosial.
Bukan AKP Rita seperti yang digosipkan halayak, karena diketahui jika Polwan tersebut merupakan anggota Provos, jika dilihat dari atribut yang dikenakan.
Itulah sosok Polwan yang hadir di acara Pembacaan Putusan Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) Ferdy Sambo.
Seperti dilansir dari Pikiran Rakyat dalam artikel " Polwan Ini Diduga Menangis di Sidang Kode Etik Ferdy Sambo, Identitasnya Langsung Jadi Sorotan", Tak sedikit yang menduga sosok Polwan tersebut adalah anak buah Sambo.
"Mungkin anak buah dekat?" ujar seorang netizen, dikutip dari Instagram @kabarnegri.
"Jangan suudzon, matanya kelilipan aja kali," kata netizen lain.
"Itu polwan sedih teringat keluarga korban... Mungkin," ucap netizen.***