Dari tulisannya, dapat diketahui sang penulis pasti mempunyai determinasi, kepercayaan diri yang tinggi, hingga kecerdasan.
Kemudian Ahli Grafologi menganalisa tanda tangan Ferdy Sambo dalam surat permintaan maafnya yang disebut bentuknya mirip alat kelamin pria.
“Dan ini memang dari tanda tangan beliau, ini terlihat dalam arti bentuknya itu kita sebut ‘shalowship’ atau mungkin mohon maaf, ini bentuknya seperti alat kelamin pria,” tukasnya.
“Itu biasanya, penulis punya kecenderungan fantasi seksual yang lain dari biasanya, mungkin bisa dibilang di luar umum atau normal umum lah, seperti itu,” ungkap Tessa.
Selain itu, dari tulisan Sambo, tampak ada sifat yang kurang rapi. Hal ini juga menunjukkan kecerobohan.
"Dari tulisan ada trait perencanaan yang kurang rapi, messy, sloppy, berantakan, kecenderungan mengambil tindakan yang ceroboh atau gegabah. Trait ini sesuai dengan kronologi pembunuhan berencana dan bukti-bukti TKP rekonstruksi yang menunjukkan banyaknya kejanggalan," tuturnya.