SuaraPantura.com - Ditengah kebijakan kenaikan harga BBM pertamina, ada perusahaan swasta yang menjadi sorotan dan segera diburu masyarakat.
Sebab perusahaan ini memiliki SPBU yang menjual bensin murah seharga 8 ribuan. Kontan saja masyarakat rela antri demi memburu BBM murah tersebut.
BBM tanpa subsidi dengan harga lebih murah dari harga Pertalite itu dijual oleh salah satu jaringan SPBU milik perusahaan swasta yakni SPBU Vivo.
Baik di TikTok atau di media sosial lainnya seperti Instagram dan Facebook, ramai-ramai waganet menyarankan agar beralih untuk mengisi bahan bakar di SPBU Vivo tersebut.
Pasalnya, Harga BBM di pertamina sudah tinggi. Misal Harga Pertalite mengalami kenaikan jadi Rp 10.000 per liter dari sebelumnya dipatok Pertamina sebesar Rp 7.650 per liter.
Kebijakan harga BBM naik juga berlaku untuk BBM subsidi lainnya, Solar yang naik menjadi Rp 6.800 dari Rp 5.150 per liter.
Maka SPBU Vivo ini menjadi alternatif pilihan masyarakat.
PT Vivo Energi Indonesia merupakan anak usaha Vitol Group yang berbasis di Swiss. Perusahaan yang dibentuk di Rotterdam pada 1966 ini, merupakan pemegang saham terbesar Vivo Indonesia. Selain di Indonesia, Vivo juga telah beroperasi di Singapura, Belanda, London, Afrika dan Australia.
Di Indonesia, perusahaan yang berkantor di Gama Tower, Kuningan, Jakarta ini memiliki unit kilang mini dan tangki BBM di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Vivo Indonesia berencana membangun kilang lainnya di Indonesia.
***