SuaraPantura.com -Hacker Bjorka kembali menghebohkan publik dengan mempublikasikan sebuah dokumen yang di klaimnya berisi narasi otak dibalik pembunuhan aktivis HAM, Munir.
Bahkan nama yang ia sebut sebagai pembunuh Munir ia cantumkan lengkap dengan nomoe HP, dan alamatnya.
Melalui grup telegram https://telegra.ph/who-killed-munir-09-10, dalam artikel yang berjudul "Siapa yang Membunuh Munir?
11 September 2022 oleh Bjorka" hacker bjorka membagikan narasi pembunuhan Munir dan secara terang benderang menyebut siapa dalangnya.
Menanggapi hal ini, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan pihaknya menyelidiki kasus Munir berdasarkan dokumen Tim Pencari Fakta (TPF).
Ia menyatakan bergerak dari fakta-fakta yang ada.
"Saya enggak ada urusan dengan dunia maya. Kami bergerak dari fakta-fakta," kata Taufan kepada wartawan, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin 12 September 2022.
Taufan mengatakan penyelidikan kasus dilakukan pihaknya dengan mengumpulkan berbagai bukti hingga memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan.
Untuk itu, dia menegaskan bahwa informasi dari Bjorka tidak ada sangkut pautnya dengan kasus Munir.
Diketahui, Bjorka sejak Agustus membocorkan miliaran data pribadi yang diduga berasal dari IndiHome, Tokopedia, KPU, surat untuk Presiden Jokowi, hingga data pribadi para pejabat.
Akun platform intelijen dark web Darktracer mengungkap Bjorka pernah mengelola situs bocoran data leaks.sh. Dari situs ini, dia mengumpulkan miliaran kredensial alias user login sekaligus password-nya.
***