Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Bukan dengan Batu Pipih, Pelaku Mutilasi Siswi SMA di Bantaeng Sulsel Ternyata Menggunakan Alat Ini

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Kabar mengejutkan datang dari Bantaeng, Sulawesi Selatan. Pasalnya seorang siswi SMA ditemukan tewas dimutilasi kekasihnya yang juga masih pelajar SMA.

Alasan pelaku membunh korban pun bikin geram, yakni karena korban menolak diajak berhubungan inyim di pinggir sungai yang kemudian menjadi TKP pembunuhan korban.

Siswi SMA yang sebelumnya dinyatakan hilang kini ditemukan menjadi korban mutilasi sang pacar.

Kejadian ini terjadi di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan. Korban diketahui dibunuh pelaku pada Kamis 1 September 2022 dan baru ditemukan pada Minggu 21 September 2022.

Pelaku berinisial A(17) yang juga masih pelajar SMA merupakan pacar korban.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Pelaku awalnya emosi saat korban berinisial M(17) menolak diajak berhubungan badan di pinggir sungai Biangloe, Bantaeng, Sulsel.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara pada Senin, 12 September 2022.

Ia menyebutkan bahwa awalnya korban menolak diajak berhubungan badan. Pelaku kemudian emosi dan mencekik korban hingga tewas.

"Awalnya pelaku pengin dilayani namun korban menolak, kemudian pelaku emosi dan mencekik korban," ungkapnya.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Tidak sampai disitu, pelaku yang tersulit emosi kemudian memotong memutilasi kaki korban menggunakan batu pipih di dungai tersebut.

" Menggunakan batu pipih di sungai" ungkap Andi.

Namun belakangan pengakuan pelaku berubah. Pengakuan terbarunya, pelaku tak menggunakan batu pipih di sungai, melainkan menggunakan badik.

"Pengakuannya pelaku, inikan berkembang terus. Anak-anak kan tidak bisa dipaksa. Nanti habis rekonstruksi, inikan mau rekonstruksi. Semuanya nanti terbuka karena berubah terus nanti dibilang A rupanya B," kata Andi, dikutip Rabu 14 September 2022.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Menurut informasi, sebelum korban dibunuh, Ia janjian dengan pelaku sepulang sekolah.

Korban dibonceng pelaku ke tempat wisata yang sekarang menjadi TKP.

Motif pelaku pun terungkap, awalnya pelaku cemburu terhadap korban dan menuduh korban memiliki pacar lagi.

Pertemuan hari itu dalam rangka klarifikasi korban dengan pelaku. Kemudian berkembang dengan keinginan pelaku untuk berhubungan badan dan ditolak korban.

Polisi masih mendalami kasus ini, mengingat pelaku masih berusia remaja dan pengakuannya masih berubah-ubah.
***

Tags:
#pembunuhan#sulawesi selatan#pelaku#alat#pengakuan#badik#siswi sma#bantaeng#fakta terbaru
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…