Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Baru Bisa Mengidentifikasi, Hingga Hari Ini Hacker Bjorka Belum Bisa Ditangkap

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Hingga hari ini, Kamis, 15 September 2022 Hacker Bjorka belum bisa ditangkap oleh tim yang dibentuk pemerintah.

Menkopolhukam, Mahfud MD dalam konferensi persnya pada Rabu, 14 September 2022 mengatakan baru memperoleh gambaran pelaku melalui identifikasi tim yang sudah dibentuk.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa informasi detailnya belum bisa diungkapkan ke publik.

"Gambaran pelaku sudah teridentifikasi dengan baik oleh BIN dan Polri. Tetapi belum bisa diumumkan," Ungkap Mahfud.

Sementara Seorang Ahli IT dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Ridi Ferdiana menilai pemerintah tak perlu repot mencari keberadaan hacker Bjorka.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Ridi menyoroti tajam upaya pemerintah membuat tim darurat pengamanan data untuk melacak Hacker Bjorka.

Menurutnya, pemeritah tidak perlu repot melacak identittas hacker. Namun, ia menyarankan agar pemerintah lebih berkonsentrasi terhadap penguatan keamanan siber.

Selain itu disarankan pada tim khusus untuk lebih gencar melakukan edukasi pada masyarakat dan institusi pemerintah untuk memiliki budaya penyimpanan data secara aman.

Dosen Departemen Teknik Elektro dan TI Fakultas Teknik UGM tersebut menambahkan jika sistem perlindungan data tidak selamanya mampu menangkal serangan siber seperti yang dilakukan hacker Bjorka saat ini.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Menurutnya, sistem keamanan harus dilakukan pembaruan seiring pesatnya perkembangan teknologi dari hari ke hari.

"Sistem perlindungan data di sistem manapun tidak akan tahan peluru di lekang zaman,” ujarnya.

“Artinya aman kemarin bukan berarti aman hari ini," imbuhnya.

Lantas, bagaimana upaya yang bsia dilakukan individu untuk mengamankan data pribadi dari peretasan? Ridi menjelaskan masing-masing individu bisa mulai lebih peduli dengan apa yang dibagikan di sosial media, seperti berkas, data pribadi, foto atau pesan instan.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Selain itu, hindari mengisi informasi secara sembarangan seperti pada survei, sistem informasi maupun aplikasi yang belum jelas kebijakan privasi dan datanya.

Kemudian menggunakan password yang kuat atau sulit ditebak seperti membuat password minimal 8-12 karakter dan ganti password berkala setiap 2-3 bulan.

Tak kalah penting, meengaktifkan MFA (Multi Factor Authentication). Aktivasi MFA akan mempersulit peretas mengambil data pribadi Anda.
***

Tags:
#pemerintah#bisa#ditangkap#identifikasi#belum#hari ini#hacker bjorka
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…