Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Akademisi Ingatkan Bahaya Bisfenol A pada AMDK, BPOM Didorong Lakukan Pengawasan

Andri Susanto•
Nasional

SuaraPantura.com - Akademisi mengingatkan bahaya Bisfenol A (BPA), senyawa kimia  yang digunakan sebagai salah satu bahan dalam produksi plastik Polikarbonat (PC) pada galon guna ulang di Air Minum Dalam Kemasan (AMDK.

Bisfenol A (BPA) diketahui menjadi penyebab berbagai penyakit atau ganguan fungsi hormon dan organ.

"Para peneliti dan pakar international mengingatkan bahwa risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh paparan BPA cukup banyak. Sehingga perlu keseriusan mengatasinya," ujar pembicara dari Fakultas Kesehatan Masyarakat USU Dr. Ir. Evi Mutia M. Kes., sebagaimana dalam keterangan pers, Selasa 13 September 2022.

Adapun, Kepala Ombudsman Sumut, Abadi Siregar, mengapresiasi acara sarasehan tersebut.

Sarasehan menunjukkan, BPOM Medan telah menjalankan  fungsinya dengan benar dan baik  telah memberi informasi kepada publik.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

"Tapi, tugas BPOM bukan hanya sampai disini (membuka /memberi informasi) tetapi juga harus mengawasi produk AMDK. Pasalnya, produsen harusnya punya tanggungjawab mengendalikan utk menekan seluruh potensi resiko yang ada produk yang mereka pasarkan," katanya.

Dalam paparannya Evi Mutia, mengatakan, tidak terbantahkan lagi bahwa BPA  bisa mengganggu sistem reproduksi baik pria mau pun wanita, mempengaruhi fertilitas dan beresiko terhadap kanker prostat pada pria.

Hingga membuat penurunan libido, sulit ejakulasi, diabeteas, gangguan ginjal, kanker payudara hingga perkembangan kesehatan mental Autism Spectrum Disorder.

Faktor yang mempengaruhi migrasi BPA dari kemasan pangan, mulai dari proses pencucian yang tidak tepat. Seperti penggunaan air pada suhu tinggi di atas 75 celcius, terdapat residu detergen dari pembersihan yang mengakibatkan goresan.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Potensi resiko migrasi BPA kedalam AMDK galon ini justru lebih besar selama proses perjalanan atau transportasi secara terbuka dan terpapar panas sinar matahari.

Mulai dari pabrik sampai ke lokasi penjualan termasuk penyimpanan tidak tepat seperti terkena paparan sinar matahari langsung.

"Begitu bahayanya BPA sehingga sudah seharusnya mendapat perhatian besar dari semua pihak khususnya produsen AMDK yang harusnya punya kesadaran dan tanggungjawab kepada konsumen," katanya.

BPOM harus membuat regulasi mengatasi ancaman bahaya dari BPA ini mulai dari kewajiban memcantumkan informasi pada kemasan sampai pada pengawasan yang ketat di post market.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Ketua YLKI Sumut, Abubakar Siddik juga mengapresiasi acara yang digelar oleh Univ Sumatera Utara dan BPOM Medan dan merekomendasikan mengambil langkah -langkah penting mengatasi masalah ancaman BPA dalam AMDK.

"Mulai dari kebijakan mewajibkan produsen dalam pelabelan BPA di produk AMDK nya hingga penindakan bagi pelanggar aturan," katanya.

Sarasehan Upaya Perlindungan Kesehatan Masyarakat Melalui Regulasi Pelabelan BISFENOL A (BPA) pada Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) itu digelar oleh USU bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Medan.

Acara ini dibuka Wakil Rektor III Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama USU Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, M.Si., Apt itu dihadiri berbagai kalangan termasuk pengusaha produsen AMDK. ***

Tags:
#bpom#amdk#bpa#universitas sumatera utara#usu#bisfenol a
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…
Akademisi Ingatkan Bahaya Bisfenol A pada AMDK, BPOM Didorong Lakukan Pengawasan | Suara Pantura | Suara Pantura