SuaraPantura.com - Berikut ini adalah cek fakta Video Polisi Cina Pakai Seragam Polri yang viral Tersebar di Media Sosial.
Dari penelusuran tim cek fakta Suara Pantura, ditemukan fakta bahwa video tersebut adalah hoak.
Dalam artikel berujudul "[DISINFORMASI] Pancasila Diubah Menjadi Bahasa Cina" yang dimuat situs kominfo.go.id, pada 8 November 2019 menjelaskan terkait video yang viral tersebut.
Artikel tersebut menyatakan, video tersebut dokumentasi aktivitas di Sebasa Lemdiklat Polri. Sebasa sendiri merupakan singkatan dari Sekolah Bahasa.
Sebasa Lemdiklat Polri merupakan lembaga pendidikan Polri yang mengajarkan 5 bahasa asing bagi seluruh anggota Polri se- Indonesia, diantaranya Bahasa Indonesia (bagi siswa Mancanegara), Bahasa Inggris, Prancis, Mandarin, Arab dan Jepang.
Dikutip dari laman Sebasa Polri mengajarkan bahasa asing kepada seluruh anggota Polri untuk mendukung tugas operasional yang berkaitan dengan penggunaan bahasa asing. Bahasa yang diajarkan meliputi bahasa Inggris, bahasa Jepang, bahasa Mandarin, bahasa Perancis dan bahasa Arab.
Sebasa Polri juga mengajarkan bahasa Indonesia kepada Polisi dari luar negara Indonesia, atau disebut Perwira Mancanegara, yang akan melaksanakan pembelajaran kepemimpinan kepolisian di Indonesia.
Selain untuk mendukung tugas operasional, pendidikan bahasa asing di Sebasa juga sebagai persiapan untuk calon mahasiswa Polri yang akan kuliah di luar negeri.
Kesimpulan :
Video yang beredar dengan narasi, "Maksudnya? Ada yang pahamkah? Harus Viral" dan dengan caption yang beragam sehingga menciptakan disinformasi seolah-olah video tersebut merupakan WNA yang berseragam Polri adalah Hoak.
Dan klaim klaim bahwa Polisi Cina di Bangka Belitung adalah keliru.
Terima kasih.
Bijaklah dalam menerima Informasi.
***