SuaraPantura.com - Perusahaan e-commerce Shopee Indonesia melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya sebagai strategi efisiensi perusahaan di tengah persaingan bisnis e-commerce yang ketat pada saat ini.
Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengatakan, keputusan PHK yang dilakukan Shopee terkait dengan kondisi ekonomi global.
"Kondisi ekonomi global menuntut kami untuk lebih cepat beradaptasi serta mengevaluasi prioritas bisnis agar bisa menjadi lebih efisien," kata Radynal, Selasa (20/09/2022).
Pihaknya menyebut, keputusan melakukan PHK ini adalah keputusan yang sangat sulit. Menurutnya, Shopee Indonesia telah mencoba melakukan penyesuaian dengan beberapa kebijakan bisnis.
Berikut ini 4 fakta seputar PHK karyawan Shopee Indonesia:
Baca Juga: Turun Padamkan Api yang Mengepul di Pinggir Jalan Tol Bawen-Ungaran, Ganjar Pranowo Tuai Pujian
1. Layanan Belanja Online Tak Terganggu
Terkait PHK yang dilakukan, Radynal memastikan bahwa langkah PHK yang dilakukan Shopee tak mempengaruhi operasi bisnnis dan layanan kepada penjual, pembeli, dan mitra lain di Indonesia.
Ia mengatakan, Shopee Indonesia masih akan terus melanjutkan misi melayani penjual, pembeli, bahkan UMKM. Shopee saat ini melayani jutaan pembeli dan penjual termasuk UMKM dan pengusaha lokal di 514 kota dan kabupaten se-Indonesia.
"Shopee Indonesia juga memastikan langkah ini tidak akan mempengaruhi operasi bisnis dan layanan kepada seluruh penjual, pembeli dan mitra di Indonesia," kata Radynal.
2. Mendapatkan Pesangon
Bagi karyawan yang terdampak PHK, Radynal mengatakan akan diberikan pesangon berupa satu bulan gaji.
"Proses ini akan dilakukan berdasarkan peraturan pemerintah. Karyawan yang terdampak akan mendapatkan pesangon sesuai ketentuan perundang-undangan dengan tambahan satu bulan gaji," ujarnya.
3. Asuransi Kesehatan Bisa Digunakan Sampai Akhir Tahun
Selain itu, karyawan yang terdampak juga masih bisa memakai fasilitas asuransi kesehatan perusahaan hingga akhir tahun 2022 dengan seluruh manfaatnya.
4. Fokus Perusahaan
Menurut Radynal langkah efisiensi dengan PHK karyawan ini sejalan dengan fokus perusahaan. Adapun fokus tersebut adalah untuk mencapai kemandirian dan keberlanjutan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
"Perusahaan akan berfokus ke pertumbuhan bisnis yang mandiri serta berkelanjutan, dan kami ingin memperkuat dan memastikan operasional perusahaan kami stabil di situasi ekonomi saat ini," ucapnya.
Demikian Fakta yang dapat kami rangkum.***