SuaraPantura.com - Media sosial Instagram @infia_fact dihebohkan dengan sebuah unggahan video penembakan massal yang terjadi di tempat penitipan anak hingga menewaskan 34 orang 23 diantaranya anak-anak.
Dalam postingan tersebut menceritakan, pelaku adalah seorang mantan anggota Polisi yang dipecat secara tidak hormat dari kepolisian karena mengkonsumsi obat terlarang.
Berdasarkan pantauan dari akun Instagram @infia_fact, unggahan tersebut berasal dari media Twitter @ChaudharyParvez yang mengunggah pertama kali video mantan anggota Polisi yang melakukan penembakan massal.
Hingga Kamis, 05 Oktober 2022, pukul 18:50 WIB, postingan tersebut mendapatkan 417 komentar, 18.508 orang menyukai.
Dalam unggahan tersebut menceritakan dimana pelaku penembakan adalah mantan anggota Polisi bernama Panya Kamrab (34) yang dipecat secara tidak hormat dari kepolisian karena mengkonsumsi obat terlarang.
Penembakan terjadi ditempat penitipan anak hingga menewaskan 34 orang, 23 korban diantaranya anak-anak. Peristiwa ini terjadi di Provinsi Nong Bua Lam Phu, Thailand.
Untuk melancarkan aksinya, pelaku membawa senjata api dan pisau. Ia masuk ke area tersebut dan melepaskan tembakan. Beberapa korban juga ada yang ditikam.
Setelah melakukan pembunuhan massal, pelaku kemudian kabur menggunakan truk putih. Lalu, pelaku melepaskan tembakan kepada istri, anak, dan dirinya.
Sampai berita ini diangkat, Menurut media setempat belum ada motif yang jelas atas penembakan tersebut.
Melihat postingan video di Instagram, warganet banyak memberi komentar sedih atas tindakan mantan anggota polisi tersebut, diantaranya:
"Astagfirullah, Dunia kejam bangetsih ya Allah... anak anak lagi" komentar dari @mak.cio
"kenapa sih harus di tempat banyak anak anaknya" ucap komentar @athia_
Bahkan banyak juga komentar yang menjelekan nama Polisi.
"Polisi lagi Polisi lagi.. hahaha" ucap dari @fnzamzam_
"Polisi akhir-akhir ini pasa kenapa sih" ucap @adamf404
"ternyata Polisi di Thailand gak jauh beda sama yang di negara Konoha" unggah dari @filipus_6
***