SuaraPantura.com - Tercatat Oktober 2022 diawali dengan tragedi Kanjuruhan dan diakhiri dengan peristiwa Itaewon.
Tragedi Kanjuruhan dan Itaewon memiliki kemiripan meskipun tentu dengan sebab dan akibat yang berbeda.
Namun demikian tragedi Kanjuruhan dan Itaewon keduanya adalah tragedi kemanusiaan yang menimbulkan cukup banyak korban.
Tragedi Kanjuruhan
Kanjuruhan adalah nama sebuah stadion di Malang, Jawa Timur. Trgaedi ini terjadi selepas pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu 1 Oktober 2022.
Selesai pertandingan beberapa suporter Arema FC turun ke lapangan, kemudian diikuti oleh puluhan suporter lainnya.
Situasi makin tidak terkendali saat polisi melepaskan tembakan gas air mata. Selepasnya penonton yang memeadati stadion berusaha untuk keluar dan berdesak-desakkan.
Data terakhir tanggal 21 Oktober 2022, korban tragedi Kanjuruhan mencapai 794 orang dengan 135 di antaranya meninggal dunia.
Tragedi Itaewon
Itaewon adalah nama sebuah permukiman yang terletak di distrik Yongsan-gu, kota Seoul, Korea Selatan.
Pada Sabtu 29 Oktober 2022 malam, warag berdatangan untuk merayakan malam Halloween di distrik klub malam Itaewon.
Pengunjung yang memadati jalanan sempit di Itaewon tersebut berjalan menuju sisi yang berlawanan satu sama lain sehingga saling berdesakkan sehingga kesulitan bernafas.
Data terakhir pada 30 Oktober 2022 diketahui jumlah korban meninggal adalah 153 orang.
Itulah kisah singkat tragedi Kanjuruhan dan Itaewon yang sama-sama merupakan tragedi kemanusiaan dengan kisah yang hampir sama, berdesakkan.
Jumlah korban tragedi Kanjuruhan diketahui 135 orang, sedangkan korban tragedi Itaewon sejauh ini 153 orang.
Hal ini perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak otoritas untuk menyediakan ruang dan mengatur skema yang baik pada acara-acara yang berpotensi dipadati pengunjung.***