Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Hanya Gara-gara ini ART di Bandung Disiksa dan Disekap Dalam Rumah oleh Majikanya, Bikin Warga Geram

Tim Suara Pantura 03•
Nasional

SuaraPantura.com - Penyiksaan ART (Asisten Rumah Tangga) kembali terjadi. Kali ini menimpa Rohimah (29) warga Kecamatan Limbangan Kabupaten Garut yang bekerja di Bandung Barat.

Lokasi terjadinya penyiksaan dan penyekapan ART disebuah rumah di Perumahan Bukit Permata, blok G1, RT 04/22, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Sebelumnya, warga berhasil mengevakuasi Rohimah (29) seorang ART yang disiksa dan disekap pada Sabtu 29 Oktober 2022 di dalam rumah kecil yang didominasi cat berwarna putih dan cokelat.

Warga setempat menceritakan kejadian tersebut, dan telah mengetahui adanya kekerasan ART yang di alami Rohimah sejak satu bulan yang lalu, akan tetapi warga belum memiliki bukti cukup untuk membongkar kasus penyiksaan dan penyekapan terhadap ART tersebut.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

"Awalnya saya tahu dari ART, dia lapor bahwa korban sedang ditendang oleh majikannya yang laki-laki," katanya.

Seminggu kemudian, kata dia, anaknya memberi tahu bahwa Rohimah mengalami luka lebam, tetapi saat itu Maya belum percaya dengan kondisi korban karena belum melihat dengan mata sendiri.

"Baru sepekan kemarin saya melihat kondisi korban luka-luka terutama pada bagian matanya. Meski wajahnya ditutupi masker, tapi luka lebam matanya terlihat," ucap Maya.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Kepala Desa Cilame, Aas Mochamad Asor mengatakan, ART tersebut sering disiksa hampir setiap malam selama 2 sampai 3 bulan terakhir warga sekitar kerap mendengar ART tersebut sedang menangis.

"Bahkan korban juga terlihat sering dihujankan di luar rumah kalau malam hari. Dari beberapa kejadian yang terlihat itu akhirnya warga merasa curiga korban sering disiksa," ujarnya Kepala Desa.

Penyiksaan dan penyekapan yang menimpa ART Rohimah (29) semakin kuat saat warga menemukan korban sedang disekap oleh majikannya.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Pada saat evakuasi ART, warga setempat dibantu aparat kepolisian serta anggota TNI.

Setelah warga berhasil evakuasi korban, Rohimah mengaku mengalami penganiayaan yang dilakukan kedua majikannya selama kurang lebih dua bulan.

Korban kerja disitu baru 5 bulan, tiga bulan pertama sih tidak ada masalah, tapi dua bulan terakhir katanya sering dianiaya, dipukuli.

Alasannya menurut keterangan ART, karena terlambat mematikan listrik, tangan kotor udah pegang anak majikan, dan kalau telat matikan listrik kena denda 100 ribu.

Saat ini korban kekerasan dan penyekapan ART, Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis dan dilakukan visum.***

Tags:
#rumah#korban#warga#kekerasan#evakuasi#disiksa#disekap#majikan#art#penyekapan#penyiksaan
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…