SuaraPantura.com - Kasus video wanita berkebaya merah atau video kebaya merah masih terus berlanjut.
Dalam media sosial Twitter #kebayamerah terus saja menjadi tranding, banyak orang mencari video full yang berdurasi 16 menit.
Diketahui pemeran dalam video tersebut kini telah diamankan oleh kepolisian.
Beredasarkan video kebaya merah, berikut ini fakta mengejutkan dari pemerah video kebaya merah yang viral.
Dua Sosok dalam Video Kebaya Merah
Ternyata, puluhan video dewasa tersebut, diproduksi kedua tersangka, sesuai pesanan pembeli yang menghubungi lewat direct message (DM) akun Twitter.
Kedua tersangka itu, pemeran pria berinisial ACS, warga kelahiran Surabaya, merupakan pengusaha event organizer (EO).
Sedangkan pemeran wanita berkebaya merah yang merupakan model asal Malang itu, berinisial AH.
Video dan foto dewasa tersebut diperjualbelikan keduanya memanfaatkan dua akun Twitter mereka kelola sejak awal tahun 2022.
Mulai dari harga 50 ribu, ratusan ribu kisaran Rp 750 ribu hingga kisaran Rp 2 juta.
Keuntungan dari konten video porno tersebut. Tarif ini bervariasi tergantung tema. Hasil penjualan konten untuk keperluan sehari-hari.
Pernah Berobat di RSJ Menur Surabaya
Pemeran wanita dalam video kebaya merah, AH, diketahui sempat memperoleh surat kuning atau tanda pernah memperoleh penanganan medis pada aspek kejiwaan.
Surat kuning tersebut diperoleh AH setelah sempat melakukan pengobatan di sebuah Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya.
Ketua Pengaduan dan Humas RSJ Menur Jatim, Basuni, mengungkapkan AH pernah memperoleh pengobatan di RSJ Menur, Jatim.
Hanya saja, kapan waktu dan tanggal AH menjalani pengobatan tersebut, pihaknya belum melihat data lengkap dari rekam medis.
Untuk membaca berita Suara Pantura lainya silahkan klik link BACA BERITA.***